- Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Prabowo Tekankan Birokrasi Bersih dan Antikorupsi
- Bupati dan DPRD Sambut JPO Hibah Boy Thohir, Majalengka Bersolek
- Bupati Majalengka, Eman Suherman: Raperda APBD 2025 Bukti Sinergi Pemkab dan DPRD
- Ditbinmas Polda Metro Perkuat Sinergi Jaga Jakarta Bareng Ormas
- KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Kemitraan UMKM dan Rantai Pasok Nasional
- Lala Sunara Resmi Pimpin KONI, Target Porprov Jadi Prioritas
- PTPN III dan Baharkam Polri Resmi Kerja Sama, Pengamanan Aset Strategis Negara Diperkuat
- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
- Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institute: Kemerdekaan Pers Indonesia Bukan Lagi Sensor Negara, Tapi Tekanan Ekonomi
Operasi Zebra 2022 Serentak Digelar Hingga 16 Oktober di Seluruh Polda se Indonesia

Keterangan Gambar : KaKorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi saat memberikan keterangan usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra 2022
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Zebra 2022. Operasi tertib lalu lintas dengan mengusung tema "Tertib Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Kamseltiblancar yang Presisi" resmi secara serentak diberlakukan di seluruh Polda se Indonesia mulai 3 Oktober hingga 16 Oktober 2022.
"Bahwa cerminan dari kemajuan budaya suatu bangsa dapat dilihat dari perilaku berlalu lintasnya. Karena dari berlalu lintas kita dapat melihat tertib, disiplin dan ketaatan suatu masyarakat. Mulai tertibnya berkendara, taat membayar pajak, serta disiplin berkendara dalam berlalu lintas," ujar Kepala Korps Lalu Lintas (KaKorlantas) Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra 2022 di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (3/10/2022).
Firman menyebut, kemacetan dan kecelakaan menjadi sebuah permasalahan utama dalam berlalu lintas apalagi jika sampai merenggut nyawa seseorang.
Baca Lainnya :
- PTPN III dan Baharkam Polri Resmi Kerja Sama, Pengamanan Aset Strategis Negara Diperkuat
- PT. FAZ ANUGERAH NUSANTARA Dukung Program Cetak Sawah Nasional Lewat Pengadaan Pupuk dan Pestisida
- Semangat Anak Wae Moto Menyala, PNM Peduli Wujudkan Sekolah yang Lebih Aman dan Nyaman
- SEAVFC Jadi Panggung Talenta Muda, Liza Maria Yakin Anak Indonesia Mampu Bersaing di ASEAN
- Funwalk HAN 2026 Satukan Anak, Orang Tua, dan Komunitas untuk Wujudkan Indonesia Ramah Anak
"Salah satu dari penyebab utama kecelakaan berlalu lintas adalah karena rendahnya kesadaran dalam berlalu lintas terutama pada kasus pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengemudi (Human Error)," imbuhnya.
Diungkap Firman, tercatat jumlah laka lantas tahun 2022 sampai dengan bulan 5 agustus berjumlah sebanyak 6.707 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 452 orang, luka berat sebanyak 972 orang dan luka ringan sebanyak 6.704 orang, dengan kerugian materil mencapai Rp 13.451.150.000 (tiga belas miliar empat ratus lima puluh satu juta seratus lima puluh ribu rupiah).
"Tentunya hal ini perlu kita cermati bersama dalam rangka evaluasi untuk mengurangi angka kecelakaan tersebut. Kunci utama yang harus dilakukan adalah dengan meningkatkan kesadaran berlalu lintas yang baik di masyarakat," bebernya.
Orang nomor satu di korps lalu lintas ini juga meminta para anggota untuk melaksanakan operasi dengan persuasif, humanis, simpatik, dan bertanggung jawab.
"Saya mengingatkan seluruh personel yang bertugas di lapangan khususnya yang melaksanakan Operasi Zebra Jaya 2022 agar melaksanakan tugas operasi dengan persuasif, humanis, dan simpatik, dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab," harap Irjen Firman.
Dalam kesempatan sama, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menyampaikan, sasaran Operasi Zebra kali ini yakni pengendara yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Penindakan bisa berupa imbauan hingga penilangan.
"Tentunya yang potensial kecelakaan lalu lintas. Seperti pengguna dalam keadaan mabuk, melawan arus, kayak gitu yang sangat membahayakan," ujar Latif saat ditemui wartawan.
"Jadi kalau masih bisa diingatkan, ya diingatkan, tidak harus dengan tilang," tambahnya.
Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Jaya Tahun 2022 turut dihadiri oleh Wakapolda Metro Jaya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Kasdam Jaya, Kasgartap I/Jakarta, Danpom TNI AL, AU dan AD, Dirut PT Jasa Raharja, Dirut PT Jasa Marga, pejabat utama dan Kapolres jajaran Polda Metro Jaya.


.jpg)
.jpg)













