- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
- Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Papan Proyek Jalan Sumberjaya Disorot, PUTR : Bukan Proyek Kami
Operasi Zebra 2022 Serentak Digelar Hingga 16 Oktober di Seluruh Polda se Indonesia

Keterangan Gambar : KaKorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi saat memberikan keterangan usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra 2022
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Zebra 2022. Operasi tertib lalu lintas dengan mengusung tema "Tertib Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Kamseltiblancar yang Presisi" resmi secara serentak diberlakukan di seluruh Polda se Indonesia mulai 3 Oktober hingga 16 Oktober 2022.
"Bahwa cerminan dari kemajuan budaya suatu bangsa dapat dilihat dari perilaku berlalu lintasnya. Karena dari berlalu lintas kita dapat melihat tertib, disiplin dan ketaatan suatu masyarakat. Mulai tertibnya berkendara, taat membayar pajak, serta disiplin berkendara dalam berlalu lintas," ujar Kepala Korps Lalu Lintas (KaKorlantas) Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra 2022 di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (3/10/2022).
Firman menyebut, kemacetan dan kecelakaan menjadi sebuah permasalahan utama dalam berlalu lintas apalagi jika sampai merenggut nyawa seseorang.
Baca Lainnya :
- Pangkogabwilhan II Kunjungi Polda Kaltim, Perkuat Sinergi Pengamanan Wilayah Strategis.
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Mengerikan! Ada Ancaman Bunuh! Diungkap Mintarsih dan Peran Brigjen Pol Chandra di Balik Hilangnya Saham
- Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Tegaskan Komitmen Utamakan Nasabah
"Salah satu dari penyebab utama kecelakaan berlalu lintas adalah karena rendahnya kesadaran dalam berlalu lintas terutama pada kasus pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengemudi (Human Error)," imbuhnya.
Diungkap Firman, tercatat jumlah laka lantas tahun 2022 sampai dengan bulan 5 agustus berjumlah sebanyak 6.707 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 452 orang, luka berat sebanyak 972 orang dan luka ringan sebanyak 6.704 orang, dengan kerugian materil mencapai Rp 13.451.150.000 (tiga belas miliar empat ratus lima puluh satu juta seratus lima puluh ribu rupiah).
"Tentunya hal ini perlu kita cermati bersama dalam rangka evaluasi untuk mengurangi angka kecelakaan tersebut. Kunci utama yang harus dilakukan adalah dengan meningkatkan kesadaran berlalu lintas yang baik di masyarakat," bebernya.
Orang nomor satu di korps lalu lintas ini juga meminta para anggota untuk melaksanakan operasi dengan persuasif, humanis, simpatik, dan bertanggung jawab.
"Saya mengingatkan seluruh personel yang bertugas di lapangan khususnya yang melaksanakan Operasi Zebra Jaya 2022 agar melaksanakan tugas operasi dengan persuasif, humanis, dan simpatik, dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab," harap Irjen Firman.
Dalam kesempatan sama, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menyampaikan, sasaran Operasi Zebra kali ini yakni pengendara yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Penindakan bisa berupa imbauan hingga penilangan.
"Tentunya yang potensial kecelakaan lalu lintas. Seperti pengguna dalam keadaan mabuk, melawan arus, kayak gitu yang sangat membahayakan," ujar Latif saat ditemui wartawan.
"Jadi kalau masih bisa diingatkan, ya diingatkan, tidak harus dengan tilang," tambahnya.
Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Jaya Tahun 2022 turut dihadiri oleh Wakapolda Metro Jaya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Kasdam Jaya, Kasgartap I/Jakarta, Danpom TNI AL, AU dan AD, Dirut PT Jasa Raharja, Dirut PT Jasa Marga, pejabat utama dan Kapolres jajaran Polda Metro Jaya.


.jpg)
.jpg)












