- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI
- Lomba Kreasi Layang - Layang Ajarkan Generasi Muda Produktif dan Lebih Berkegiatan Positif
- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
Nekat Edarkan Ganja SK (52) Warga Tulungagung Ditangkap Satnarkoba Polres Blitar Kota

Keterangan Gambar : Polres Blitar Kota mengungkap peredaran narkotika jenis ganja.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar -Polres Blitar Kota mengungkap peredaran narkotika jenis ganja. Dalam ungkap kasus tersebut, Satresnarkoba Polres Blitar Kota mengamankan SK (52), warga Kabupaten Tulungagung.
Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo P.S S.H S.I.K melalui Kasat narkoba AKP Wardi Waluyo dalam konferensi pers bersama Humas Polres Blitar Kota, menjelaskan pengungkapan tersebut terjadi pada hari Minggu 17/12/2023 dirumah pelaku Yaitu Kabupaten Tulungagung.
"Pelaku saat kita amankan kedapatan sedang menguasai narkotika jenis Ganja dan pelaku ini merupakan rangkaian pengungkapan kasus ganja dua bulan lalu,” jelas Kasat narkoba AKP Wardi Waluyo, Rabu 20/12/2023
Baca Lainnya :
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
Dari pelaku SK ditemukan barang bukti ganja seberat 1,15 Kg dirumahnya, pelaku mengaku baru enam bulan ini mengedarkan ganja. Ini ada rangkaian dengan pengungkapan kasus ganja dua bulan lalu," ujarnya.
Menurut Wardi, ganja yang disita dari tangan SK rencananya akan digunakan dan diedarkan pada Tahun Baru. "Menjelang Tahun Baru, rencananya digunakan dan diedarkan ke kelompoknya. Kami terus mengembangkan kasus ini, semoga bisa mengungkap jaringannya," katanya.
Untuk Pelaku SK dijerat dengan pasal 111 ayat (1) dan pasal 114 ayat (1) dari UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara, SK mengaku mengenal ganja sejak muda. Biasanya, ia membeli ganja untuk dipakai sendiri.
"Kali ini disuruh bawa (ganja), tapi uangnya tidak langsung. Saya hanya bayar uang muka Rp 500.000 dari total nilai ganja Rp 6 juta," katanya.Dari 1,15 kilogram ganja dengan nilai kulak Rp 6 juta itu, SK bisa mendapat keuntungan sekitar Rp 15 juta kalau terjual semua secara eceran.
Ia menjual ganja dengan paket kecil seharga Rp 100.000 per paket, "Tapi, saya belum pernah dapat untung banyak (dari jual ganja). Karena untungnya sudah saya pakai sendiri," ungkapnya. (za/mp)















