- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
M.Trijanto : Dapat Hibah 2,7 M Prestasi Porprof IX Koni Kabupaten Blitar Jeblok Bahaya

Keterangan Gambar : Ketua Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK), Mohammad Trijanto.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Kritikan tajam terus mengalir akibat merosotnya perimgkat 8 turun hingga ke peringkat 14 yang disandang oleh Kontingen Kabupaten Blitar, tak sesuai dengan harapan. kemunduran signifikan dalam pencapaian medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX. Dengan perolehan 19 medali emas, 22 perak, dan 43 perunggu, prestasi ini menurun dibandingkan tahun lalu, dimana Kabupaten Blitar berhasil meraih 27 medali emas, 23 perak, dan 39 perunggu, serta menempati posisi ke-8.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blitar, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansah, menerima kritik tajam terkait kinerja dan pengelolaan dana hibah yang disalurkan untuk persiapan dan pelaksanaan Porprov IX.
Dana hibah yang diterima Koni pada tahun 2025 mencapai Rp 2,7 miliar, dengan Rp 1,6 miliar di antaranya dialokasikan untuk event ini. Sementara itu, pada tahun sebelumnya, dana hibah yang diberikan hanya sebesar Rp 1,3 miliar.
Baca Lainnya :
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
Ketua Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK), Mohammad Trijanto mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi ini.
"Posisi rangkap jabatan yang dipegang oleh Wabup Beky harus diwaspadai. Mekanisme pengelolaan dana hibah berpotensi tumpang tindih, yang dapat menciptakan standar ganda," kata M. Trijanto, Kamis (10/7/25).
Trijanto menegaskan, bahwa prestasi yang menurun, anggaran yang meningkat, dan jabatan rangkap adalah sinyal bahaya yang perlu diperhatikan.
"Ini bukan sekadar kemerosotan peringkat KONI Kabupaten Blitar di Porprov Jatim 2025, tapi juga cermin rusaknya tata kelola olahraga yang seharusnya menjunjung tinggi meritokrasi, integritas, dan profesionalisme," tegasnya.
Lebih lanjut, Trijanto menekankan bahwa olahraga seharusnya menjadi arena kejujuran dan kerja keras.
"Jika dikelola dengan manipulasi dan kepentingan politik, yang terkorbankan bukan hanya medali, tetapi juga masa depan atlet dan kepercayaan publik," pungkas Trijanto.
Dengan kondisi ini, harapan untuk memperbaiki prestasi olahraga di Kabupaten Blitar menjadi tantangan yang semakin mendesak. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk mengembalikan kejayaan olahraga di daerah ini.
Selain itu juga muncul ungkapan sebelumnya yang disampaikan oleh wakil ketua DPRD Kabupaten Blitar Mochamad Rifa'i, yang mendesak untuk melakukan evaluasi atas kinerja Kepala Dinas terkait termasuk Koni sebagai wadah semua Cabor besarnya anggaran yang di realisasikan ternya berujung sangat mengecewakan masyarakat Kabupaten Blitar. (za/mp)

















