Breaking News
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
Menyongsong Pemilu Damai 2024, Ormas PEJABAT Adakan Diskusi Publik

MEGAPOLITANPOS.COM:Ormas PEJABAT (Pengacara & Jawara bela Ummat) menggelar acara Diskusi Publik dengan thema" Menyongsong Pemilu Damai 2024 Dalam Perspektif Ormas Untuk Menjaga Keutuhan NKRI, bertempat di Restauran Raden Bahari, di Jalan Buncit Raya, Durentiga Jakarta Selatan.Senin.25/07/2022 Hadir para pembicara,para ulama, para ketua ormas dan tokoh masyarakat, tokoh agama, Kepala Kesbangpol DKI Jakarta, anggota DPRD DKI Jakarta yang semuaya ingin merajut kembali kebersamaan dan persatuan bangsa. diantara ormas yang hadir, bang Jafar, Forkabi, LDII, BKRMI, Forum RT/RW, FKDM, LMK, Babe Doel dan banyak lagi seperti, KPU, Bawaslu serta perwakilan gereja. Dalam sambutannya di depan para peserta Ketua Umum PEJABAT, Ustad Eka jaya mengatakan ormas PEJABAT harus bermanfaat buat semua orang dimanapun anggota berada, anggota pejabat harus menjadi juru damai bagi yang berselisih, Khoirunnas anfauhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. "Anggota PEJABAT harus bisa bermanfaat, tanamkan dalam hati untuk bermanfaat buat keluarga, lingkungan. agama, bangsa dan negara" ungkapnya "Angota PEJABAT harus bisa merekatkan kembali saudara kita yang salah paham, PEJABAT harus berdiri di tengah untuk merapatkan dan mendamaikan,kalo bukan sekarang kapan lagi, kalo bukan kita siapa lagi" katanya "Kedepannya kita harus satu visi dan merajut kembali persatuan dan kesatuan antara cebong dan kampret untuk NKRI" pungkasnya


.jpg)





.jpg)







