Menurut Ganjar Pranowo, Pekerja Migran Indonesia Perlu Diberikan Pelatihan Manajemen Keuangan

By Sigit 09 Nov 2023, 21:49:08 WIB DKI Jakarta
Menurut Ganjar Pranowo, Pekerja Migran Indonesia Perlu Diberikan Pelatihan Manajemen Keuangan

Keterangan Gambar : Kepala BP2MI Benny Rhamdani dan capres Ganjar Pranowo saat foto bersama dengan para calon Pekerja Migran Indonesia.


MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Calon presiden (capres), Ganjar Pranowo mendukung pekerja migran Indonesia (PMI) diberi pelatihan manajemen keuangan. Edukasi itu, menurutnya perlu agar para PMI bisa mengelola kebutuhan dan untuk merubah nasib saat kembali ke tanah air.

Ganjar Pranowo bercerita bahwa dirinya pernah berdiskusi dengan pekerja migran, saat menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng). Saat itu, Ganjar menanyakan persiapan apa ketika nanti pulang ke Indonesia.

Dan diungkap Ganjar, para pekerja migran banyak yang berminat untuk berbisnis pertanian. Untuk itu kedepan, pelatihan keuangan cocok untuk mereka dapatkan sejak penempatan.

Baca Lainnya :

"Maka saya tawarkan, rasanya harus dirubah, pelatihan kawan-kawan disana adalah pelatihan manajemen keuangan, itu jauh lebih tepat," ujar Ganjar Pranowo saat memberikan pembekalan kepada 1.500 calon pekerja migran Indonesia program Government to Government (G to G) Korea Selatan, di eL Hotel Royal Kelapa Gading, Jakarta. Kamis, (09/11/2023).

Pelatihan ini, jelas Ganjar Pranowo, akan membantu PMI dalam mengelola pendapatan mereka dengan lebih bijak, termasuk bagaimana membagi uang untuk tabungan, investasi, pengiriman ke keluarga di Indonesia, dan kebutuhan sehari-hari ketika berada di luar negeri.

"Karena teman-teman lah pekerja migran yang mendapatkan uang. Uangnya disimpan, di tabung. Manajemen ini yang penting," imbuhnya.

"Berapa diberikan ke keluarganya, ke istrinya, anak, suaminya dan lainnya," sambungnya.

Ganjar mengapresiasi Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang memberikan perlakuan positif terhadap para pahlawan devisa itu. "Harus dipastikan ya, para tenaga kerja kita adalah individu yang terampil dan profesional," cetus Ganjar.

Ganjar berharap, PMI yang terampil akan mencapai kesuksesan dalam pekerjaan mereka di luar negeri dan mampu memberikan kontribusi besar bagi diri mereka sendiri, keluarga, dan negara.

"Nanti bekerja harapan besar untuk diri sendiri, untuk orang tersayang, untuk keluarga, bekerjalah, dan tunjukkan pekerja migran dari indonesia itu profesional, bekerja yang optimal, karena kita orang-orang tangguh, dan bisa menunjukkan pada dunia kita mampu kita bisa," paparnya.

Sementara, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menyebut, Ganjar adalah figur yang terbukti punya kepedulian tinggi terhadap pekerja migran Indonesia.

Benny mengatakan, Ganjar merupakan salah satu kepala daerah saat itu yang menerbitkan peraturan daerah (Perda) tentang perlindungan pekerja migran.

"Pak Ganjar merupakan salah satu kepala daerah yang berani menerbitkan Perda tentang perlindungan pekerja migran Indonesia," pungkasnya. ** (Anton)




  • Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden

    🕔01:13:49, 15 Jun 2026
  • 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman

    🕔15:10:55, 15 Jun 2026
  • Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan

    🕔22:09:27, 07 Jun 2026
  • Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN

    🕔22:13:22, 07 Jun 2026
  • Bicara dalam International Conference on Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat

    🕔22:17:25, 07 Jun 2026