Breaking News
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
- Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Pembinaan Mental untuk Perkuat Ketahanan Personel.
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
Mensos Risma Kagum Produk Tenunan Ulos Tapanuli Utara

MEGAPOLITANPOS.COM, Tapanuli Utara - Menteri Sosial Tri Rismaharini didampingi Ketua TP-PKK sekaligus ketua Dekranasda Taput, Satika Simamora mengunjungi Galeri UMKM di Sopo Partungkoan, Tapanuli Utara, Selasa (4/1/2022). Dalam kesempatan itu, Mensos mengaku kagum saat melihat produk hasil UMKM, khususnya kerajinan tenunan Ulos Tapanuli Utara yang dikembangkan oleh para pelaku UMKM. Tak hanya kagum, Ia pun lantas membeli beberapa produk kerajinan ulos Batak asal Taput itu. Tak cukup sampai disitu, Risma mendorong agar salah satu kerajinan khas dan kekayaan turun temurun masyarakat adat Batak ini menjadi produk kerajinan yang diakui di dunia. "Tadi saya sudah sepakat dengan Ibu Ketua PKK dan sekaligus ketua Dekranasda Taput, Satika Simamora untuk mengajukan Ulos batak ini ke UNESCO, kita akan kawal," ujar Mensos Risma, dilansir Sinartani. "Jangan sampai ada dari negara lain mengurus Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Ulos Batak. Karena itu kita mengajukan sebagai salah satu nilai budaya yang bisa diakui dunia, karena luar biasa indahnya dan ada berbagai jenis dan aturan pemakaiannya," tukasnya. Risma menambahkan, Ulos Batak merupakan nilai historis yang luar biasa dan kebanggaan bangsa Indonesia. "Itu sebabnya saya katakan tadi untuk bersama sama kita kawal agar masuk ke UNESCO supaya menjadi salah satu warisan yang dilindungi di dunia," tandasnya. Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Dekranasda Taput, Satika Simamora mengucapkan terima kasih atas perhatian dan atensi Mensos Risma terhadap produk kain tenunan Ulos Batak Tapanuli Utara. “Semoga usaha kita bersama Ibu mensos membawa Ulos Batak ini ke UNESCO dapat terealisasi, sehingga harapan kita menjadikan Ulos Batak yang merupakan salah satu warisan leluhur kita yang dilindungi dunia,” ucap Satika. Seperti diberitakan, Mensos Risma melakukan kunjungan kerja ke Tapanuli Utara. Mensos tiba di Bandara Internasional Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara, Senin (3/1/2021) siang. Kedatangan Mensos Risma disambut hangat oleh Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan dan sejumlah pejabat Forkompimda Tapanuli Utara. Disampaikan Bupati Nikson, agenda kerja Mensos yakni diantaranya mengunjungi lokasi banjir bandang di Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumut dan menghadiri launching Hari Kesehatian Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), pada Selasa (4/1/2022).Anton


.jpg)













