Breaking News
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Hasil Sinergi, Maryono: Wujudkan Pemerataan & Infrastruktur Kian Dekat Warga .
MenKopUKM Ajak Perguruan Tinggi Lahirkan Wirausaha Berkualitas
Medan(MegapolitanPos.com)- Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengajak perguruan tinggi agar turut serta melahirkan wirausaha muda yang berkualitas dan kompeten berbasis pendidikan tinggi agar mampu berkompetisi di level global.
"Kita perlu mencetak pengusaha baru yang berlatar belakang pendidikan supaya UMKM kita bisa berkompetisi di level global," kata MenKopUKM Teten Masduki saat mengisi Kuliah Umum dengan Tema Wirausaha Muda Mendunia di Universitas Al Washliyah, Medan, Sumatera Utara, Kamis (9/6/2022).
Menteri Teten menegaskan bahwa di era digitalisasi saat ini, perdagangan antar negara semakin dimudahkan dengan adanya platform e-commerce. Saat ini juga banyak produk impor yang membanjiri pasar Indonesia.
Maka dari itu, lahirnya pengusaha yang memiliki latar belakang perguruan tinggi diharapkan mampu menghadirkan produk unggulan dan mampu menyaingi produk impor.
"Kampus harus bisa mengubah paradigmanya bukan lagi menjadikan mahasiswanya sebagai pekerja tapi mampu menciptakan lapangan kerja dengan menjadi enterpreneur. Kita perlu mengembangkan kampus sebagai inkubator bisnis dan menjadi lembaga riset dan hasil risetnya dapat dimanfaatkan UMKM," ucap Menteri Teten.
Menteri Teten menuturkan saat ini Indonesia ditargetkan mampu mencetak 1 juta wirausaha mapan baru. Sebab, pada 2045 nanti, Indonesia diprediksi akan menjadi negara besar setara dengan Amerika Serikat, Tiongkok, dan India. Prasyarat untuk menjadi negara maju yang harus dipenuhi salah satunya yakni persentase wirausaha minimum 4% dari seluruh populasi penduduk di mana Indonesia baru tercatat 3,18%.
Untuk itu, dia pun berharap Universitas Al Washliyah dapat menjadi salah satu entrepreneurship ecosystem enabler dengan menggandeng seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan tujuan ini.
"Mari kita jadikan Universitas ini sebagai Launch Pad Wirausaha Indonesia dengan menjadi lokomotif penggerak pemuda menjadi wirausaha yang menguasai teknologi dan inovatif," katanya.
Di tempat yang sama, Rektor Universitas Al Washliyah Muhammad Jamil mengatakan bahwa universitas yang dipimpinnya telah lahir sejak 1958 dan memiliki 6 fakultas dengan 16 prodi. Pihaknya juga mengasuh 8 madrasah dan sekolah dengan jumlah siswa yang mencapai 3.000 orang.
Kehadiran Menteri Teten pun diharapkan dapat memotivasi Universitas Al Washliyah agar diperhitungkan sebagai universitas yang baik tidak hanya di Sumatra Utara tapi juga di tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Harian Universitas Al Washliyah Dedi Iskandar Batubara menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan para mahasiswa yang lulus di universitas ini bisa merintis usaha dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat dengan menjadi wirausaha.
"Kami akan pastikan mahasiswa ketika lulus dari universitas kami jangan hanya mencari kerja tapi juga membuka lapangan pekerjaan," kata Dedi.(ASl/Red/MP).


.jpg)







.jpg)
.jpg)




