Menko Airlangga Sebut Pelabuhan Internasional Patimban Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Ekonomi

By Achmad Sholeh(Alek) 24 Jan 2024, 14:45:21 WIB Nasional
Menko Airlangga Sebut Pelabuhan Internasional Patimban Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Ekonomi

 MEGAPOLITANPOS.COM, Subang--Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa Pelabuhan Internasional Patimban telah menjadi kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Demikian kata Erlangga Dalam kunjungannya ke Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.

Menko Airlangga mengapresiasi peran Pelabuhan Patimban yang telah menghubungkan Kawasan Industri penting di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dengan pasar internasional sejak beroperasi pada tahun 2021.

Menurut Airlangga, Pelabuhan Patimban bukan hanya menjadi simbol pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mencerminkan komitmen Indonesia dalam membangun infrastruktur berkelanjutan untuk mendorong kemakmuran masyarakat. “Dalam periode Desember 2021 hingga Desember 2023, Pelabuhan Internasional Patimban telah berhasil melakukan aktivitas bongkar muat domestik dan internasional dengan jumlah yang signifikan,” kata Airlangga, Rabu (24/1/2024).

Baca Lainnya :





Airlangga menekankan pentingnya mengoptimalkan investasi besar dalam pembangunan Pelabuhan Patimban untuk menjadikannya sebagai world-class terminal. Pelabuhan ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak ekonomi nasional tetapi juga memberikan kontribusi signifikan pada Kawasan Metropolitan Rebana, yang mencakup tujuh Kabupaten/Kota di sekitarnya.

Menurut estimasi, Kawasan Rebana diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 7,16%, menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak 4,39 juta, dan meningkatkan investasi sebesar 7,77%. Selain itu, Pelabuhan Patimban juga mendukung proposal pembangunan Kawasan Industri dengan nilai investasi mencapai Rp169,5 triliun, fokus pada produksi semi konduktor, elektronika, dan petrokimia.

Pembangunan Pelabuhan Internasional Patimban juga dianggap sebagai solusi untuk mengurangi biaya logistik dengan mendekatkan pusat produksi ke pelabuhan, serta membantu mengurangi kemacetan lalu lintas di Jakarta melalui pembagian arus kendaraan ke arah Patimban. Dukungan infrastruktur seperti Jalan Tol Akses Patimban dengan total biaya investasi Rp5,02 triliun diharapkan dapat memperkuat konektivitas dan efisiensi logistik di Indonesia.

Airlangga menyatakan bahwa Pelabuhan Patimban juga menjadi urat nadi untuk pengembangan Kawasan Rebana dan mendukung Kawasan Industri di Bekasi, Karawang, dan Purwakarta. “Produk otomotif Indonesia, terutama yang diekspor ke negara seperti Jepang dan Singapura, diharapkan dapat menggunakan Pelabuhan Internasional Patimban sebagai jalur ekspor yang optimal,” ujar Ketum Partai Golkar dan Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran itu.

Dengan berbagai inisiatif pembangunan dan dukungan pemerintah, Pelabuhan Internasional Patimban diharapkan akan terus memainkan peran sentral dalam pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah internasional.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)




  • Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo

    🕔19:51:57, 15 Jun 2026
  • PRO RI Resmi Menjadi Sayap Partai PRI, Siap Kawal Kedaulatan Teknologi Nasional

    🕔08:50:32, 14 Jun 2026
  • Ketua Umum PRSI Bahas Program Workshop Robotika Bersama Anjungan Kalimantan Selatan TMII

    🕔09:24:18, 14 Jun 2026
  • Di Hadapan HIPMI, Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan dan Energi

    🕔12:00:55, 11 Jun 2026
  • Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap

    🕔09:16:09, 10 Jun 2026