- Pemprov DKI Jakarta Resmi Cabut Izin Operasional B Fashion dan The Seven terkait Peredaran Narkotika
- Peserta UKW di Barito Utara Diberi Pembekalan, Wartawan Senior Tekankan Etika dan Verifikasi Berita
- Komitmen Hijau BNI: Konservasi Satwa Dilindungi hingga Pemberdayaan Desa Penyangga
- Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Jatim-Jateng, Tonggak Baru Ekonomi Desa
- Menikmati Sunrise dari Atas Awan, Nimo Highland Jadi Primadona Libur Panjang
- Dukung Suporter Indonesia di Thailand Open 2026, BNI Andalkan QRIS wondr by BNI
- Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula
- Ditreskrimum Polda Metro Siapkan Tim Buru Begal dan Kejahatan Jalanan 24 Jam
- Wujudkan Swasembada Gula Kementan Kerjasama CV Lang Buana Tanam Bibit Unggul Tebu Aas Agribun
- BNI Perkuat Dukungan untuk PBSI, Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Indonesia Kian Bersinar
Menikmati Sunrise dari Atas Awan, Nimo Highland Jadi Primadona Libur Panjang

Keterangan Gambar : Nimo Highland di Pangalengan hadir sebagai destinasi agrowisata modern
MEGAPOLITANPOS.COM, Pangalengan — Kawasan wisata Bandung Selatan kembali menghadirkan destinasi unggulan yang menjadi magnet wisatawan saat libur panjang. Hadir di tengah hamparan kebun teh Malabar, Nimo Highland kini tampil sebagai wajah baru agrowisata modern yang memadukan keindahan alam, sejarah, dan estetika kontemporer dalam satu kawasan terpadu.
Berada di ketinggian 1.616 meter di atas permukaan laut, Nimo Highland atau Nini Mountain menawarkan panorama pegunungan khas Pangalengan dengan udara sejuk dan lautan kebun teh yang membentang luas. Destinasi ini berdiri di area perkebunan teh Malabar milik PTPN I Regional 2 yang telah dikenal sejak era kolonial Belanda.
Melalui konsep optimalisasi lahan berbasis agrowisata berkelanjutan, kawasan ini dikembangkan tanpa menghilangkan produktivitas kebun teh maupun keaslian bentang alamnya. Sinergi tersebut menghadirkan nilai ekonomi baru sekaligus memperkuat daya tarik wisata Bandung Selatan.
Baca Lainnya :
Salah satu ikon utama Nimo Highland adalah Nimo Sky Bridge, jembatan kaca sepanjang 150 meter berbentuk setengah lingkaran yang membentang di atas hamparan kebun teh. Dari titik ini, pengunjung dapat menikmati panorama 360 derajat, mulai dari lekukan perbukitan hijau hingga pemandangan Situ Cileunca di kejauhan.
Selain panorama alam, kawasan ini juga menghadirkan bangunan bergaya Santorini dengan dominasi warna putih dan biru yang menjadi favorit wisatawan untuk berburu foto dan konten media sosial. Suasana estetis berpadu harmonis dengan nuansa pegunungan yang tenang.
Berbagai fasilitas rekreasi turut melengkapi pengalaman wisata di Nimo Highland, mulai dari area fun picnic, tenda Indian Nimo, balkon santai dengan bean bag, hingga sajian barbeque di tengah udara dingin khas Pangalengan.
Bagi pencinta aktivitas outdoor dan adrenalin, tersedia wahana ATV, camping ground, hingga paralayang. Sementara wahana terbaru, Nimo Eye, kini menjadi perhatian publik setelah dinobatkan sebagai bianglala dengan elevasi tertinggi di Indonesia.
Dengan tiket masuk yang relatif terjangkau, yakni Rp35.000 untuk dewasa dan Rp25.000 bagi anak-anak usia 4–10 tahun, Nimo Highland menjadi pilihan wisata favorit masyarakat yang ingin menikmati ketenangan alam tanpa harus jauh dari Kota Bandung.
Lebih dari sekadar tempat rekreasi, Nimo Highland menghadirkan pengalaman menyatu dengan alam dan sejarah perkebunan teh Malabar, sekaligus menawarkan sentuhan modern yang menjadikan kawasan ini salah satu destinasi wisata paling menarik di Bandung Selatan saat ini.(AS/MP).

.jpg)


.jpg)



1.jpg)







