Breaking News
- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di ladang Tebu

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Masyarakat desa Tambakrejo, sempat digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di gubug ladang tebu, di atas bukit sekitar pantai Legundi, desa Tambakrejo Kecamatan Wonotirto Blitar, Minggu (06/03/22) sekitar pukul 07.00 WIB. Edi Suyono alias Kampret (47 ) Pekebun warga Dsn. Krajan Desa Tambakrejo Kec. Wonotirto dan Marwan (42) warga Dsn.Krajan Rt.2/4 Ds.Tambakrejo Kecamatan Wonotirto, yang melihat mayat tersebut. "Pada tanggal 6 Maret 2022 sekira pukul 07.00 Wib, saksi Edi Suyono ketika tiba di gubug dilahan tebu miliknya, melihat ada mayat Mr.X yang tergelatak di sebelah utara gubug miliknya, mengetahui hal tersebut Edi Suyono menghubungi Marwan, atas kejadian itu keduanya melaporkan ke Polsek Wonotirto," ungkap Kasubag Humas Polres Blitar Iptu Udiono. Selanjutnya dari laporan warga tersebut, anggota Polsek Wanotirto kemudian meneruskan laporan ke Piket Reskrim Polres Blitar. "Setelah itu petugas datang dan melakukan olah TKP dan diketahui mayat Mr.X tersebut memiliki ciri-ciri seorang laki-laki, umur kurang lebih 50 tahun, Rambut pendek, telanjang badan, badan kurus, dengan tinggi badan 60 cm," imbuhnya. Untuk selanjutnya mayat korban di evakuasi oleh anggota Polres dan dibawa Ke RS.Ngudi Waluyo Wingi Blitar utk dilakukan Visum. "Sementara dari informasi warga sekitar kepada petugas, menyatakan kalau korban adalah orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ ) yang sering berada di sekitar daerah desa Tambakrejo.(za/mp)


.jpg)






.jpg)






