Breaking News
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
Manfaatkan Media Sosial 'Jual' Potensi Wisata Alam Daerah

MEGAPOLITANPOS.COM, Puruk Cahu-Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya (Mura) melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DKOP.red) terus berupaya maksimal untuk mengembangkan sektor pariwisata daerah. Potensi objek wisata alam yang dimiliki Kabupaten Murung Raya sendiri cukup melimpah karena keindahan alam dan luas daerahnya. Kepala DKOP Mura Drs Sarwo Mintarjo melalui Sekretarisnya K Zen Wahyu mengatakan, pihaknya saat ini terus berupaya untuk melakukan tahap pembangunan dan pengelolaan atas potensi potensi wisata khususnya objek wisata alam. Apalagi setelah digelarnya rapat kerja daerah kebudayaan dan pariwisata tingkat Provinsi Kalteng yang dilaksanakan di Kabupaten Murung Raya beberapa waktu lalu, pihaknya sangat menyambut baik masukan dan saran terhadap pengembangan sektor tersebut. "Untuk pemanfaatan media sosial di era informasi dan teknologi saat ini, menjadi proyeksi kita kedepan dan kita rencanakan untuk diusulkan dalam perubahan APBD tahun 2022 ini," kata Wahyu sapaan akrab mantan Camat Murung ini saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Rabu (30/3/2022). Dia juga memaparkan bahwa, saat ini ada beberapa kendala dalam upaya pemasaran sektor pariwisata khususnya objek wisata alam di Kabupaten Murung Raya, yang perlu dipecahkan bersama. "Saat ini infrastruktur penunjangnya masih menjadi kendala, baik yang menuju ibukota kabupaten, maupun yang menuju objek wisatanya. Tentu para wisatawan akan berfikir dua kali untuk berkunjung ke sebuah objek wisata alam, jika kondisi infrastruktur jalannya ekstream serta jarak tempuh yang jauh untuk bisa sampai dan menikmati objek wisata alam tersebut," paparnya singkat. Namun hal tersebut menurutnya bisa diatasi dengan inovasi inovasi baru dari cara pemasaran dan pembenahan sarana prasarana objek wisata alam terus akan dilakaukan. Sehingga pihaknya berharap adanya dukungan dari seluruh pihak terkait, serta seluruh masyarakat Murung Raya dalam pengembangan sektor pariwisata. (Aseng).


.jpg)














