Breaking News
- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
Manfaatkan Media Sosial 'Jual' Potensi Wisata Alam Daerah

MEGAPOLITANPOS.COM, Puruk Cahu-Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya (Mura) melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DKOP.red) terus berupaya maksimal untuk mengembangkan sektor pariwisata daerah. Potensi objek wisata alam yang dimiliki Kabupaten Murung Raya sendiri cukup melimpah karena keindahan alam dan luas daerahnya. Kepala DKOP Mura Drs Sarwo Mintarjo melalui Sekretarisnya K Zen Wahyu mengatakan, pihaknya saat ini terus berupaya untuk melakukan tahap pembangunan dan pengelolaan atas potensi potensi wisata khususnya objek wisata alam. Apalagi setelah digelarnya rapat kerja daerah kebudayaan dan pariwisata tingkat Provinsi Kalteng yang dilaksanakan di Kabupaten Murung Raya beberapa waktu lalu, pihaknya sangat menyambut baik masukan dan saran terhadap pengembangan sektor tersebut. "Untuk pemanfaatan media sosial di era informasi dan teknologi saat ini, menjadi proyeksi kita kedepan dan kita rencanakan untuk diusulkan dalam perubahan APBD tahun 2022 ini," kata Wahyu sapaan akrab mantan Camat Murung ini saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Rabu (30/3/2022). Dia juga memaparkan bahwa, saat ini ada beberapa kendala dalam upaya pemasaran sektor pariwisata khususnya objek wisata alam di Kabupaten Murung Raya, yang perlu dipecahkan bersama. "Saat ini infrastruktur penunjangnya masih menjadi kendala, baik yang menuju ibukota kabupaten, maupun yang menuju objek wisatanya. Tentu para wisatawan akan berfikir dua kali untuk berkunjung ke sebuah objek wisata alam, jika kondisi infrastruktur jalannya ekstream serta jarak tempuh yang jauh untuk bisa sampai dan menikmati objek wisata alam tersebut," paparnya singkat. Namun hal tersebut menurutnya bisa diatasi dengan inovasi inovasi baru dari cara pemasaran dan pembenahan sarana prasarana objek wisata alam terus akan dilakaukan. Sehingga pihaknya berharap adanya dukungan dari seluruh pihak terkait, serta seluruh masyarakat Murung Raya dalam pengembangan sektor pariwisata. (Aseng).


.jpg)






.jpg)






