- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
- Babinsa Ajak Warga Perkuat Keamanan dan Kerukunan Wilayah.
- Tradisi Korps, Kodim 0510/Tigaraksa Terima Warga Baru Letkol Inf Yudha Fuady Putra.
- Kodim 0506/Tgr Lalui Koramil Jajaran Salurkan Bantuan Air Bersih Paada Masyarakat.
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
- Fraksi DPRD Mulai Bedah RAPBD Barito Utara 2027, Arah Anggaran Jadi Sorotan
- Presiden Prabowo Minta Layanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan, Antrean Pasien Harus Lebih Singkat
- Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Petugas PPSU Bersihkan Monumen Pancasila Sakti
Mahasiswa STIH Gunung Jati Tangerang Hadir dalam Dialog Moderasi Beragama Mahasiswa Se-Kota Tangerang

Keterangan Gambar : Mahasiswa STIH Gunung Jati Tangerang Hadir dalam Dialog Moderasi Beragama Mahasiswa Se-Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG - Di Ruang Akhlakul Karimah gedung Puspem Lt. III, Pemerintah kota (Pemkot) Tangerang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah melaksanakan kegiatan pembinaan kerukunan kehidupan beragama kepada mahasiswa se-kota Tangerang pada Kamis (15/6/2023). Kegiatan tersebut bertajuk dialog moderasi beragama.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, mengatakan pentingnya memiliki wawasan tentang moderasi beragama. Hal tersebut untuk menjaga keutuhan dan kerukunan antar umat beragama.
"Kita semua tahu, Kota Tangerang ini begitu heterogen, baik dari sisi keberagaman agama maupun latar belakang sosial budaya. Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat terutama para mahasiswa dalam memahami tentang moderasi beragama. Setiap orang memiliki hak untuk memilih dan mengamalkan agamanya masing-masing, tanpa adanya tekanan atau intimidasi dari pihak lain,” tutur Arief.
Baca Lainnya :
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
Sementara Kepala kementerian agama kota Tangerang, H. Samsudin selaku pemateri utama, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memupuk tumbuhnya rasa toleransi antar umat beragama kepada mahasiswa. Sehingga diharapkan mahasiswa terhindar dari gerakan-gerakan radikalisme yang dapat menghancurkan pertahanan, kerukunan dan persatuan bangsa.
"Pada intinya bagaimana caranya agar kerukunan dan kebersamaan di Kota Tangerang ini dapat terus terjalin dan terjaga dengan toleransi yang tinggi, sehingga tercipta kehidupan yang harmonis antar umat beragama. Toleransi beragama bukan hanya antar agama yang berbeda, tapi juga antara sesama penganut agama yang sama. Karena meskipun satu agama sering kali juga terdapat perbedaan pendapat,” paparnya.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh sekitar 150 mahasiswa yang merupakan delegasi dari 15 perguruan tinggi yang ada di Kota Tangerang ini. Salah satunya Sekolah Tinggi Ilmu Hukum ( STIH ) Gunung Jati Tangerang mengirimkan 9 orang mahasiswa untuk ikut serta dalam kegiatan dialog moderasi beragama tersebut.
Menurut Muhammad Rahmansyah, Presiden Mahasiswa BEM STIH Gunung Jati mengungkapkan, kegiatan dialog moderasi beragama yang diselenggarakan oleh pemerintah Kota Tangerang ini sangat positif.
"Bagi mahasiswa sebagai kader generasi bangsa, dengan kegiatan yang positif ini diharapkan dapat menumbuhkan ideologi yang terbuka terhadap perbedaan. Mahasiswa dapat memahami pentingnya saling menghargai dalam perbedaan demi menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Semoga kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan berkala,“ ungkapnya. (Meira)




.jpg)











