Breaking News
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
Level III, Walikota Blitar Ambil Kebijakan Perpanjang PTM

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Antisipasi lonjakan sebaran virus Omicron, Pemerintah Kota Blitar mengambil langkah strategis dengan memperpanjang Pembelajaran Tatap Muka (PTM), untuk semua jenjang pendidikan, kepada wartawan, Selasa (01/03/22). Walikota Blitar Drs. Santoso menyebutkan perpanjangan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan mempertimbangkan karena situasi di Kota Blitar masih belum kondusif. [caption id="attachment_2714" align="alignnone" width="300"]
Kadis Pendidikan Kota Blitar Samsul Hadi[/caption]
“Kita akan melihat situasi dan perkembangan sejauh mana sebaran virus varian baru yakni Omicron seperti apa, walaupun yang disepakati sudah berakhir tapi ketika di lapangan masih belum kondusif maka kita akan menjalankan perpanjangan, sampai situasi benar-benar kondusif," ujar Walikota.
Selanjutnya masih menurut Santoso, langkah yang dianggap strategis ini kedepannya diharapkan tidak ada keraguan lagi untuk anak-anak siswa-siswi di Kota Blitar, untuk melakukan pembelajaran tatap muka.
"Jadi selama masih terjadi perkembangan sebaran Omicron di wilayah Kota Blitar, Saya lebih baik untuk menangguhkan, pembelajaran tatap muka, dan kembali melakukan secara daring atau virtual akan kita perpanjang,” tandas orang nomor satu Kota Blitar ini.
[caption id="attachment_2716" align="alignnone" width="300"]
Belajar secara daring[/caption]
Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan kota Blitar Samsul Hadi kepada wartawan juga menyampaikan, bahwa Pembelajaran Tatap Muka di kota Blitar masih diberlakukan secara daring.
“Kita tetap mendasarkan dengan pertimbangan satgas Gugus Tugas kota Blitar, mengingat Kota Blitar sekarang kondisinya berada pada level 3,” tukasnya.(Ad/kmftik/za/mp)


.jpg)





.jpg)







