- Pengedar Sabu Dibekuk, Polisi Sita 35 Paket Narkoba di Majalengka
- Fraksi Karya Indonesia Raya Dorong SiLPA Rp2 Triliun Difokuskan untuk Program Prioritas
- Serapan APBD Baru 82,26 Persen, Fraksi Karya Indonesia Raya Dorong Evaluasi Belanja Daerah
- Fraksi Karya Indonesia Raya Apresiasi Pemkab Barito Utara Raih Opini WTP dan Lampaui Target Pendapatan
- Kolaborasi UKM KPI Unhas dan Pemkab Bone, Sulawesi Selatan, Revitalisasi Program P2L KWT melalui Penyaluran 1.300 Bibit Hortikultura
- Pemdes Gaparang Salurkan BLT DD Tahap II untuk 34 KPM
- Semarak Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke 51. MUI Kec. Periuk Mengikuti Empat Cabang Lomba
- Diskominfo Majalengka Gerak Cepat, 250 Admin Medsos Dilatih Hadapi Sentimen Negatif
- PKB Harapkan Pembahasan Ranperda Berjalan Konstruktif demi Tata Kelola Keuangan yang Lebih Baik
- Fraksi PKB Dorong Optimalisasi PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah
HPN 2026 : Pers Nasional Didorong Sehat, Mandiri, dan Berdaulat di Era Digital

Keterangan Gambar : Si Juhan
MEGAPOLITANPOS.COM JAKARTA - Hari Pers Nasional (HPN) kembali diperingati setiap 9 Februari sebagai momentum refleksi peran strategis pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pada tahun 2026, peringatan HPN akan dipusatkan di Provinsi Banten sebagai tuan rumah, menegaskan komitmen insan pers dalam memperkuat demokrasi serta pembangunan nasional.
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) secara resmi menetapkan tema HPN 2026, yakni "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat." Tema ini menegaskan posisi pers sebagai pilar keempat demokrasi di tengah tantangan disrupsi digital dan dinamika global yang terus berkembang.
Baca Lainnya :
- Diskominfo Majalengka Gerak Cepat, 250 Admin Medsos Dilatih Hadapi Sentimen Negatif
- KUA-PPAS 2027 Resmi Diserahkan, DPRD Majalengka Siapkan Pembahasan APBD Rp 3,2 Triliun
- Peduli Almamater, IKASMANRA Dorong Mushola SMAN 1 Rajagaluh
- Pintu Tak Terkunci, Pencuri Gondol HP di Majalengka Berakhir Dibekuk
- Komisi IV DPRD Dorong Perda Kepemudaan, KNPI Diminta Bergerak Nyata
Tema tersebut memuat tiga pilar utama.
Pertama, Pers Sehat, yang dimaknai sebagai pers profesional, independen, berintegritas, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik. Pers yang sehat menjadi fondasi penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada publik.
Kedua, Ekonomi Berdaulat, yang menekankan pentingnya kemandirian ekonomi media agar tidak bergantung pada kepentingan tertentu. Kemandirian ini dinilai krusial agar media mampu bertahan dan berkembang di tengah dominasi platform digital global.
Ketiga, Bangsa Kuat, yang merepresentasikan kontribusi pers dalam memperkuat persatuan nasional, mendorong kemajuan, serta meningkatkan daya saing bangsa melalui pemberitaan yang konstruktif, edukatif, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Logo dan Maskot Resmi "Si Juhan"
Selain tema, panitia HPN 2026 juga memperkenalkan logo dan maskot resmi yang terinspirasi dari kekayaan budaya dan alam Banten. Maskot tersebut diberi nama "Si Juhan", representasi antropomorfis dari Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), satwa endemik Indonesia yang kini berstatus langka.
Badak Jawa dipilih sebagai simbol ketangguhan, kekuatan, dan keteguhan prinsip. Nilai ini sejalan dengan karakter pers yang diharapkan tetap kokoh serta tidak mudah goyah oleh tekanan eksternal.
Maskot ini juga merepresentasikan kearifan lokal masyarakat Baduy yang menjunjung nilai kesederhanaan, kejujuran, dan harmoni dengan alam.
Secara visual, Si Juhan digambarkan dinamis dengan membawa elemen jurnalistik seperti pena atau mikrofon, serta mengenakan atribut budaya khas Banten.
Warna dominan logo mencakup hijau sebagai lambang ketahanan, merah-putih sebagai simbol nasionalisme, serta aksen emas yang merepresentasikan semangat kemajuan.
Logo HPN 2026 turut menampilkan tagline "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat" dengan elemen modern seperti layar digital, menegaskan adaptasi pers terhadap perkembangan teknologi informasi.
Dengan tema, logo, dan maskot tersebut, HPN 2026 diharapkan menjadi momentum konsolidasi insan pers nasional untuk memperkuat profesionalisme, menjaga independensi, serta terus berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

.jpg)
.jpg)














