Breaking News
- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
Kuota 4.000 Liter Migor Operasi Pasar Murah Digelar

MEGAPOLITANPOS.COM, Murung Raya- Sebanyak 4.000 liter kuota minyak goreng bantuan Pemerintah Pusat distribusikan ke 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Murung Raya. Operasi pasar yang di gelar di stadion mini komplek Pemda ini di buka langsung oleh Sekretaris Daerah DR Drs Hermon Msi dan turut hadir perwakilan Kepala Bulog Provinsi Kalimantan Tengah Amrullah, Rabu (16/3/2022). "Murung Raya mendapatkan kuota 4.000 liter minyak goreng untuk 10 kecamatan, untuk operasi pasar perdana kali ini untuk Kecamatan Murung sebanyak 772 liter," kata Hermon saat membuka kegiatan tersebut. Operasi pasar ini menurutnya merupakan upaya pemerintah untuk mengatasi kelangkaan serta lonjakan harga minyak goreng yang terjadi saat ini. "Memang kuotanya terbatas, namun harga cukup murah untuk membantu mencukupi kebutuhan masing masing rumah tangga," ujarnya lagi. Sementara Kepala Diskop UKM Perindag, Ir Nyarutono Tunjan dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total kuota kabupaten, pihaknya bersama pihak Bulog setempat berupaya semaksimal mungkin melakukan pemerataan kuota bahan kebutuhan pokok tersebut. "Setiap kecamatan kuotanya berbeda beda, seperti di Kecamatan Sungai Babuat mendapatkan kuota migor 300 liter, dan dalam waktu dekat akan kita lakukan pendistribusian untuk pelaksanan operasi pasar," jelasnya. Dia juga menjelaskan untuk harga, dari pemerintah provinsi harga per liter minyak goreng tersebut di bandrol seharga 14.000 ribu rupiah. "Untuk harga yang kita kenakan untuk operasi pasar ini di bandrol sebesar 14.500 ribu rupiah per liter, karena biaya pengangkutan dari Kota Palangkaraya," pungkasnya. (Aseng)


.jpg)






.jpg)






