Breaking News
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
Kuota 4.000 Liter Migor Operasi Pasar Murah Digelar

MEGAPOLITANPOS.COM, Murung Raya- Sebanyak 4.000 liter kuota minyak goreng bantuan Pemerintah Pusat distribusikan ke 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Murung Raya. Operasi pasar yang di gelar di stadion mini komplek Pemda ini di buka langsung oleh Sekretaris Daerah DR Drs Hermon Msi dan turut hadir perwakilan Kepala Bulog Provinsi Kalimantan Tengah Amrullah, Rabu (16/3/2022). "Murung Raya mendapatkan kuota 4.000 liter minyak goreng untuk 10 kecamatan, untuk operasi pasar perdana kali ini untuk Kecamatan Murung sebanyak 772 liter," kata Hermon saat membuka kegiatan tersebut. Operasi pasar ini menurutnya merupakan upaya pemerintah untuk mengatasi kelangkaan serta lonjakan harga minyak goreng yang terjadi saat ini. "Memang kuotanya terbatas, namun harga cukup murah untuk membantu mencukupi kebutuhan masing masing rumah tangga," ujarnya lagi. Sementara Kepala Diskop UKM Perindag, Ir Nyarutono Tunjan dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total kuota kabupaten, pihaknya bersama pihak Bulog setempat berupaya semaksimal mungkin melakukan pemerataan kuota bahan kebutuhan pokok tersebut. "Setiap kecamatan kuotanya berbeda beda, seperti di Kecamatan Sungai Babuat mendapatkan kuota migor 300 liter, dan dalam waktu dekat akan kita lakukan pendistribusian untuk pelaksanan operasi pasar," jelasnya. Dia juga menjelaskan untuk harga, dari pemerintah provinsi harga per liter minyak goreng tersebut di bandrol seharga 14.000 ribu rupiah. "Untuk harga yang kita kenakan untuk operasi pasar ini di bandrol sebesar 14.500 ribu rupiah per liter, karena biaya pengangkutan dari Kota Palangkaraya," pungkasnya. (Aseng)


.jpg)














