- Kemhan- TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM pada Alutsista
- Pemkab Hadiri Open House Halal Bihalal Tokoh Masyarakat H. Gogo Purman Jaya
- Anggota DPRD H. Nurul Anwar Hadiri Open House DiKediaman H. Gogo Purman Jaya
- Momentum Lebaran Berlanjut, H. Iing Dorong Penguatan Silaturahmi di Hari Ketiga
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
- Bupati Barito Utara Sholat Idulfitri Bersama Warga di Masjid Raya Shirathal Mustaqim
KTT GCC Riyadh, Presiden Jokowi Dorong Pemimpin Negara Hentikan Kekerasan di Gaza

Keterangan Gambar : Foto: Presiden Joko Widodo saat menghadiri ASEAN-GCC Summit Proper Ritz Carlton Hotel di Riyadh, Arab Saudi pada Jumat, (10/20/2023). (Tangkapan Layar Youtube RTVMalacanang)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung perang di Gaza pada forum internasional. Ia mendorong pada pemimpin negara yang hadir untuk menghentikan tindak kekerasan yang terjadi. Hal ini diungkapkan Jokowi dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN - Gulf Cooperation Council (GCC) di Riyadh, Arab Saudi, Jumat (20/10/2023).
Dilansir dari CNBC, dalam forum itu dihadiri pemimpin negara baik negeri timur tengah bagian teluk, hingga negara ASEAN. Seperti Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr, Presiden UEA Mohammed bin Zayed al Nahyan, Presiden Arab Saudi Perdana Menteri (PM) Kerjasaan Arab Saudi yang juga Putra Mahkota Mohammed bin Salman al - Saud, PM Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim, dan lainnya.
Baca Lainnya :
- Sejumlah Artis dan Influencer Indonesia Luncurkan Petisi Bersama, Serukan Aksi Kemerdekaan Palestina
- Berdayakan Penyandang Disabilitas, PetroChina Jabung Gelar Pelatihan Menyulam dan Bordir Selama 5 Hari
- Desain Unik wondr by BNI Mendunia Hingga Raih Penghargaan iF Design Award 2025
- Amanat Reformasi Jangan Dikhianati Karena Kepentingan Oligarki
- MIGA: Badan Pengelola Investasi Danantara Harus Terikat Kewajiban Hukum
"Secara khusus saya menyampaikan perkembangan di Gaza, tindakan kekerasan harus dihentikan harus dihentikan, isu kemanusiaan harus menjadi prioritas saat ini. dan kita harus mencegah agar kondisi tidak menjadi semakin buruk," kata Jokowi melalui siaran Kepresidenan Filipina, Jumat (20/10/2023).
Ia kembali mengingatkan akar masalah pada konflik ini adalah pendudukan wilayah Palestina oleh Israel. Sehingga harus diselesaikan sesuai parameter internasional yang telah disepakati.
"Dimana posisi ASEAN dan GCC harus jelas dan solid, dan untuk mendukung solusi perdamaian yang adil dan langgeng di Palestina," kata Jokowi.
Sebelumnya dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Kerajaan Arab Saudi dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman al-Saud di Istana Al-Yamamah, Riyadh, pada Kamis, (19/10/2023), Jokowi juga sempat menyinggung hal serupa.
Jokowi menyampaikan kekhawatiran Indonesia terhadap situasi di Palestina yang makin memburuk. Kepala Negara pun menegaskan sikap Indonesia yang mengutuk keras segala penyerangan yang berdampak pada kemanusiaan dari negara tersebut.
Indonesia mengutuk keras serangan Israel atas Rumah Sakit Al Ahly di Gaza yang memakan ratusan korban sipil," kata Jokowi mengutip keterangan resmi, Kamis (19/10/2023).
Untuk itu, Jokowi mengajak pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk bersama-sama menghentikan eskalasi di daerah konflik agar tidak semakin meningkat. Selain itu, ia mendorong agar permasalahan di daerah konflik Palestina dan Israel dapat segera terselesaikan sesuai dengan ketentuan yang disepakati.
"Ini saatnya dunia berdiri bersama untuk menghentikan eskalasi, mengutamakan isu kemanusiaan, dan menyelesaikan akar masalah sesuai parameter internasional yang sudah disepakati," katanya.
Selain itu, dalam pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping, Selasa (17/10/2023), Jokowi juga bertukar pandangan mengenai situasi dunia termasuk perang di Gaza. Dimana Indonesia dan RRT memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya upaya untuk deeskalasi situasi dan memberikan fokus bagi isu kemanusiaan.(ASl)

















