- Arus Balik Lebaran 2026, Operator dan Awak Transportasi Diimbau Utamakan Keselamatan
- Kemhan- TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM pada Alutsista
- Pemkab Hadiri Open House Halal Bihalal Tokoh Masyarakat H. Gogo Purman Jaya
- Anggota DPRD H. Nurul Anwar Hadiri Open House DiKediaman H. Gogo Purman Jaya
- Momentum Lebaran Berlanjut, H. Iing Dorong Penguatan Silaturahmi di Hari Ketiga
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
Kratom Kalbar Disasar Jadi Komoditas Global, Kementerian UMKM Siapkan RPB dan Digitalisasi

Keterangan Gambar : Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong percepatan hilirisasi dan transformasi digital bagi pelaku usaha kecil pengolah kratom di Kalimantan Barat.
MEGAPOLITANPOS.COM, Pontianak – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong percepatan hilirisasi dan transformasi digital bagi pelaku usaha kecil pengolah kratom di Kalimantan Barat. Langkah ini sejalan dengan RPJMN 2024–2029 yang menempatkan hilirisasi sumber daya alam sebagai strategi utama peningkatan nilai tambah dan penciptaan lapangan kerja.
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, menyebut hilirisasi kratom mampu memberikan dampak besar terhadap ekonomi daerah, dengan potensi penyerapan tenaga kerja di Kapuas Hulu naik dari 18.000 menjadi 57.805 keluarga per tahun. Nilai tambahnya pun meningkat signifikan, dari daun basah Rp4.000/kg hingga produk olahan minyak CBD kratom yang di pasar internasional mencapai 120 dolar AS per 50 ml.

Baca Lainnya :
- Diskusi UMKM: KUR Meningkat, Tapi Produk Impor dan Biaya Platform Digital Jadi Tantangan
- Kementerian UMKM Dukung BKPM Percepat Legalitas Usaha Mikro
- Percepat Akses Pembiayaan UMKM Sumut, Kementerian UMKM Gelar Akad Massal KUR
- Menteri UMKM: Penindakan Impor Ilegal Perkuat Perlindungan dan Daya Saing UMKM
- Kementerian UMKM Gandeng BP Batam dan BRI Perkuat UMKM di Ekosistem Industri
“Usaha skala kecil memegang peran penting dalam struktur ekonomi Indonesia. Sudah sepatutnya mereka dilibatkan dalam hilirisasi, termasuk komoditas kratom yang memiliki potensi besar,” ujar Temmy di Pontianak, Kamis (14/8).
Selain hilirisasi, Kementerian UMKM juga fokus pada digitalisasi produksi. Melalui Asdep Produksi dan Digitalisasi Usaha Kecil, dikembangkan platform asistensi berbasis kolaborasi dengan BRIN dan industri teknologi. Kegiatan di Pontianak meliputi diskusi interaktif, sosialisasi platform AI, coaching clinic, dan kunjungan lapangan, dengan harapan memperkuat daya saing, membuka lapangan kerja, dan mendorong UMKM masuk rantai nilai global.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















