- Kabar Duka Nasional: Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto
- Terkait Tunggakan Pajak Armada Truk, DLHK Berdalih BPKB Terselip di BPKAD
- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
Kratom Kalbar Disasar Jadi Komoditas Global, Kementerian UMKM Siapkan RPB dan Digitalisasi

Keterangan Gambar : Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong percepatan hilirisasi dan transformasi digital bagi pelaku usaha kecil pengolah kratom di Kalimantan Barat.
MEGAPOLITANPOS.COM, Pontianak – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong percepatan hilirisasi dan transformasi digital bagi pelaku usaha kecil pengolah kratom di Kalimantan Barat. Langkah ini sejalan dengan RPJMN 2024–2029 yang menempatkan hilirisasi sumber daya alam sebagai strategi utama peningkatan nilai tambah dan penciptaan lapangan kerja.
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, menyebut hilirisasi kratom mampu memberikan dampak besar terhadap ekonomi daerah, dengan potensi penyerapan tenaga kerja di Kapuas Hulu naik dari 18.000 menjadi 57.805 keluarga per tahun. Nilai tambahnya pun meningkat signifikan, dari daun basah Rp4.000/kg hingga produk olahan minyak CBD kratom yang di pasar internasional mencapai 120 dolar AS per 50 ml.

Baca Lainnya :
- Menteri UMKM Apresiasi KURDA Bunga 0 Persen untuk Pengusaha UMKM Sragen
- Menteri Maman Siapkan Aturan Pelindungan dan Perkuatan Ekosistem Digital UMKM
- Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
“Usaha skala kecil memegang peran penting dalam struktur ekonomi Indonesia. Sudah sepatutnya mereka dilibatkan dalam hilirisasi, termasuk komoditas kratom yang memiliki potensi besar,” ujar Temmy di Pontianak, Kamis (14/8).
Selain hilirisasi, Kementerian UMKM juga fokus pada digitalisasi produksi. Melalui Asdep Produksi dan Digitalisasi Usaha Kecil, dikembangkan platform asistensi berbasis kolaborasi dengan BRIN dan industri teknologi. Kegiatan di Pontianak meliputi diskusi interaktif, sosialisasi platform AI, coaching clinic, dan kunjungan lapangan, dengan harapan memperkuat daya saing, membuka lapangan kerja, dan mendorong UMKM masuk rantai nilai global.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)













