- Kementerian UMKM dan UI Perkuat Sinergi Kewirausahaan Berbasis Inovasi
- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
Ketum BPD HIPMI: Pengusaha Jangan Hanya Cari Untung

Keterangan Gambar : Diklatda BPD HIPMI DIY bertema, Penguatan Fundamental Pengusaha Muda Untuk Saling Bersinergi Membangun Inovasi Wirausaha di Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, (20/5/25).
MEGAPOLITANPOS COM, Yogyakarta - Ketua Umum BPD HIPMI DI Yogyakarta Ekawati Rahayu Putri mengatakan pengusaha hendaknya tidak hanya menghitung keuntungan, tetapi mampu menghadirkan warisan nilai dan inovasi untuk mengubah wajah ekonomi lokal menjadi lebih progresif, berkelanjutan, dan merata.
Ia menegaskan sikap itu sangat penting, sebab di tengah kompleksitas ekonomi global, disrupsi teknologi dan tantangan lokal sangat membutuhkan nilai, nilai mentalitas dan daya tahan.
“Pengusaha sejati bukan hanya mengejar laba, akan tetapi juga menciptakan makna. Pengusaha sejati bukan hanya mencari angka, akan tetapi juga menciptakan asa. Karena di saat orang lain sibuk mencari jawaban, pengusaha muda HIPMI DIY memilih untuk menjadi jawaban,” kata Ekawati dalam Diklatda BPD HIPMI DIY bertema, Penguatan Fundamental Pengusaha Muda Untuk Saling Bersinergi Membangun Inovasi Wirausaha di Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, (20/5/25).
Baca Lainnya :
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Kemenkop Kembali Tegaskan Isu Anggaran Rp103 Miliar Untuk Podcast Tidak Tepat
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- KemenUMKM dan Aprindo Fasilitasi Pembebasan Bea Administrasi UMKM Masuk Ritel Modern
Ia menegaskan wirausaha harus adaptif terhadap perubahan dalam berbagai bidang, termasuk perubahan regulasi dan teknologi. Dalam mengantisipasi perubahan regulasi pengusaha harus peka dan cepat mengambil langkah dan peluang yang ada.
Di samping itu, perubahan teknologi di era digital yang begitu cepat sudah sepatutnya dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis, salah satunya menggunakan AI. Ia menekankan, perusahaan yang memiliki kesadaran terhadap teknologi dan kesadaran akan bisnis yang keberlanjutan memiliki keunggulan kompetitif dan posisi yang solid di masa depan.
“Ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk bertahan di era yang berubah cepat. Teknologi adalah tools untuk memudahkan, sehingga perlu dikuasai,” tegas Ekawati.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).









.jpg)






