- JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026
- Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Bencana, Pemkab Barito Utara Perkuat Mitigasi Karhutla dan Hidrometeorologi
- Wisuda XIII BKPRMI Barito Utara, Pemkab Dorong Lahirnya Generasi Qur\\
- Jakarta Bidik Empat Sukses PON 2028, Siapkan Rp166 Miliar untuk Sulap Venue Bertaraf Nasional
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
- Bupati Blitar Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Tahap 2
- Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Prabowo Tekankan Birokrasi Bersih dan Antikorupsi
- Bupati dan DPRD Sambut JPO Hibah Boy Thohir, Majalengka Bersolek
- Bupati Majalengka, Eman Suherman: Raperda APBD 2025 Bukti Sinergi Pemkab dan DPRD
- Ditbinmas Polda Metro Perkuat Sinergi Jaga Jakarta Bareng Ormas
Ketum BPD HIPMI: Pengusaha Jangan Hanya Cari Untung

Keterangan Gambar : Diklatda BPD HIPMI DIY bertema, Penguatan Fundamental Pengusaha Muda Untuk Saling Bersinergi Membangun Inovasi Wirausaha di Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, (20/5/25).
MEGAPOLITANPOS COM, Yogyakarta - Ketua Umum BPD HIPMI DI Yogyakarta Ekawati Rahayu Putri mengatakan pengusaha hendaknya tidak hanya menghitung keuntungan, tetapi mampu menghadirkan warisan nilai dan inovasi untuk mengubah wajah ekonomi lokal menjadi lebih progresif, berkelanjutan, dan merata.
Ia menegaskan sikap itu sangat penting, sebab di tengah kompleksitas ekonomi global, disrupsi teknologi dan tantangan lokal sangat membutuhkan nilai, nilai mentalitas dan daya tahan.
“Pengusaha sejati bukan hanya mengejar laba, akan tetapi juga menciptakan makna. Pengusaha sejati bukan hanya mencari angka, akan tetapi juga menciptakan asa. Karena di saat orang lain sibuk mencari jawaban, pengusaha muda HIPMI DIY memilih untuk menjadi jawaban,” kata Ekawati dalam Diklatda BPD HIPMI DIY bertema, Penguatan Fundamental Pengusaha Muda Untuk Saling Bersinergi Membangun Inovasi Wirausaha di Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, (20/5/25).
Baca Lainnya :
- KemenUMKM dan Aprindo Fasilitasi Pembebasan Bea Administrasi UMKM Masuk Ritel Modern
- Kemenkop Dukung Penghargaan Koperasi Berkelanjutan, 34 Koperasi Terbaik Terima Award 2026
- Realisasi Anggaran Kemenkop Lampaui Rp1 Triliun, Penguatan KDKMP Jadi Prioritas Nasional
- Petani Tebu Dapat Kepastian Pasar, Pemerintah Perkuat Koperasi Menuju Swasembada Gula
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
Ia menegaskan wirausaha harus adaptif terhadap perubahan dalam berbagai bidang, termasuk perubahan regulasi dan teknologi. Dalam mengantisipasi perubahan regulasi pengusaha harus peka dan cepat mengambil langkah dan peluang yang ada.
Di samping itu, perubahan teknologi di era digital yang begitu cepat sudah sepatutnya dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis, salah satunya menggunakan AI. Ia menekankan, perusahaan yang memiliki kesadaran terhadap teknologi dan kesadaran akan bisnis yang keberlanjutan memiliki keunggulan kompetitif dan posisi yang solid di masa depan.
“Ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk bertahan di era yang berubah cepat. Teknologi adalah tools untuk memudahkan, sehingga perlu dikuasai,” tegas Ekawati.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















