- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI
- Lomba Kreasi Layang - Layang Ajarkan Generasi Muda Produktif dan Lebih Berkegiatan Positif
- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
Kesbangpol Gelar Pendidikan Politik Pemilu 2024 dengan Mahasiswa

MEGAPOLITANPOS.COM Majalengka - Pemilihan Umum tahun 2024 merupakan puncak terpenting dari demokrasi, momentum bagi setiap warga negara untuk menggunakan hak suara tidak hanya pemilihan presiden saja, tetapi termasuk pemilihan legislatif dan kepala daerah.
Sehubungan dengan hal tersebut Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Majalengka menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik guna mendukung sukses pemilu serentak 2024 dengan peningkatan partisipasi pemilih yang dilaksanakan di Auditorium Universitas Majalengka (UNMA). Selasa, (14/11/2023 ).
Kegiatan yang di buka Bupati Majalengka, Dr. H. Karna Sobahi, M.M. Pd, dihadiri Sekda Majalengka, Rektor Unma, Ketua Bawaslu Majalengka, Ketua KPUD Majalengka para kepala OPD dan Camat dengan peserta dari mahasiswa.
Baca Lainnya :
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol ) Kabupaten Majalengka H. Herry Rahyubi mengatakan bahwa kegiatan ini yang dilaksanakan hari ini adalah untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat khususnya pemilih pemula dalam hal ini mahasiswa/i Unma terkait pelaksanaan pemilu serentak 2024.
Adapun tujuannya adalah untuk tumbuhnya kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya pelaksanaan pemilu serentak dan meningkatkan pengetahuan politik masyarakat , sehingga dapat berpartisipasi dalam kehidupan berdemokrasi.
Untuk peserta diikuti sebanyak 100 orang dari mahasiswa Universitas Majalengka dengan menghadirkan narasumber dari anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majalengka, Akademisi Unma.
Bupati Majalengka Dr. H. Karna Sobahi, M.M.Pd, bahwa partisipasi pemilih pemula dalam Pemilu mendatang sangat mempengaruhi kualitas Pemilu tahun 2024. Sebab semakin banyak atau tingginya partisipasi warga menggunakan hak pilihnya maka semakin berkualitas Pemilu yang dilaksanakan lima tahun sekali ini.
"Para pemilih juga harus cerdas dalam menentukan pilihannya karena ini menentukan masa depan bangsa Indonesia. Kalau kita salah pilih, butuh waktu lama menunggu pemilihan berikutnya," terangnya.
Bupati menambahkan, tahun ini sudah mulai memasuki tahun politik. Tepat tanggal 14 Februari 2024 Pemilu akan dilaksanakan. Pemilu merupakan amanah konstitusi yang dituangkan dalam undang-undang dan dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Pemilu nanti akan memilih wakil-wakil rakyat yakni DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, DPD dan pemilihan presiden. Setelah agenda itu, nanti dilanjutkan pemilihan kepala daerah yang terdiri dari pemilihan gubernur dan wakil gubernur, wali kota dan wakil wali kota serta bupati dan wakil bupati secara serentak se-Indonesia. Jadwalnya sesuai Undang-undang tanggal 17 November 2024.
" Melalui sosialisasi ini para pemilih pemula bisa memperoleh informasi sebanyak-banyaknya dari paparan yang disampaikan oleh narasumber. Dalam sosialisasi ini dipaparkan hal-hal berkaitan dengan tahapan-tahapan Pemilu dan yang mesti menjadi perhatian adalah aturan atau rambu-rambu mana yang diperkenankan dan yang dilarang dalam Pemilu," tutup bupati. ** (Agit)

















