Breaking News
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
Kepala UPT Pantai Losari Memimpin Penataan Pedagang Pisang Epe

MEGAPOLITANPOS.COM, Makassar - Kepala UPT Pantai Losari Andi Nurul Salsabila memimpin langsung penataan dan penertiban sejumlah pedagang Pisang epe yang menggunakan drainase sebagai tempat berjualan. "Jadi sesuai perwali tugas dan fungsi saya menata pedagang kaki lima, kita mengatur agar tidak mengganggu aliran drainase serta menata agar terlihat rapi, disini pak kami dapat laporan dari lurah drainase disitu tersumbat dan banjir, banyak sampah." keluh Nurul pada wartawan (5/8/2022). Selain dari itu kata Nurul, apabila pedagang berjualan diatas drainase akan merusak pagar dan taman serta mengganggu pemandangan. "Dia rusak pagar sama taman, juga mengganggu keindahan, jadi kami lakukan menataan, ada beberapa pedagang yang tidak mau diatur, jadi jelas ini lahan pemerintah dan pemerintah tidak meminta bayaran silahkan ikuti aturan kami kalau tidak mau mengikuti silahkan mencari tempat lain, berjualan disini gratis. sebelumnya kami juga sudah memberikan himbaun untuk memindahkan sendiri." Tegas Nurul. Hal senada disampaikan oleh Lurah Maloko Aidir Perdana yang menganggap lucu dengan para pedagang yang tidak mau diatur. "Sangat lucu ya, jadi perintahnya sangat sederhana kepala UPT meminta agar memindahkan gerobak jualannya dari atas drainase ke tempat yang tidak mengganggu aliran dan tidak mencemari drainase." ungkapnya. Ditambahkan Aidir "Sebelumnya kami sudah menyurat, Dimana selama ini diatas drainase tersebut kerap kali digunakan sebagai tempat mencuci, sehingga sampah dari cucian itu dibuang ke drainase, dengan adanya penataan tersebut akan mengurangi sampah yang ada di aliran drainase itu." Tutup Aidir pada awak media. Dari pantauan awak media, hadir dalam penataan pedagang pisang epe tersebut kepala UPT Anjungan Pantai Losari, Lurah Maloku, Babinsa, Bhabinkantibmas serta personil satpol pp kota Makassar.Tauviq


.jpg)




.jpg)



.jpg)




