- Politisi Muda Disabilitas Golkar Bambang Susilo Soroti \"4 Pilar\" Kebangsaan
- PRSI Babel Sukses Ramaikan Festival Semarak Ekraf Lewat Bangka Robotic Competition 2026
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Dukungan terhadap Proses Hukum Kasus di Kantah Kota Serang
- Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI, Menteri Nusron: Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara
- Klarifikasi Terkait Viral Harga Tabung Gas 3 Kg di Koperasi Merah Putih Ciakar, Tangerang Banten
- Belum Ada Kepastian, PT Aditya Laksana Sejahtera Minta OJK Perjelas Jadwal Mediasi
- Menteri Maman: SAPA UMKM Ubah Data Statis Jadi Kebijakan Tepat Sasaran
- Pemerintah Siapkan Regulasi DHE dan Ekspor CPO Jelang Berlaku 1 Juni 2026
- UKW Angkatan ke-65 PWI Jaya Digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Eman Suherman Gegerkan Aula, Baznas Bangun Harapan Warga
Kepala BP2MI Buka Rakernas Kawan dan Perwira Pekerja Migran Indonesia di Jakarta

Keterangan Gambar : Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (Kawan PMI) dan Perkumpulan Wirausaha Pekerja Migran Indonesia (Perwira PMI) yang digelar di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Minggu (17/12/2023).
Kawan PMI dan Perwira PMI merupakan komunitas relawan yang dibentuk oleh BP2MI untuk melakukan pendampingan kepada pekerja migran Indonesia.
Baca Lainnya :
- Eman Suherman Gegerkan Aula, Baznas Bangun Harapan Warga
- Gen Z Majalengka Bersuara di Senayan, Sekolah Rusak Jadi Sorotan
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA
- Mas Icang Satu Hati Indonesia: Bongkar Markas Judol, Bukti Indonesia Tidak Main Main.
Benny mengatakan, rakernas itu untuk mengevaluasi hasil kerja Kawan PMI dan Perwira PMI sepanjang 2023 ini. Selain itu rakernas juga sebagai momentum untuk merancang kegiatan Kawan PMI dan Perwira PMI di 2024.
"Ini adalah forum strategis, pertama untuk Kawan PMI dan Perwira PMI menyampaikan laporan atas kerja-kerja, pelaksanaan tugas serta pelaksanaan program kerja mereka hingga per Desember 2023 ini," kata Benny dalam sambutannya.
Benny menyebut selama ini para pekerja migran kerap menghadapi berbagai masalah di luar negeri. Sayangnya masalah-masalah itu tak semuanya tersampaikan ke pemerintah Indonesia.
"Mereka kita minta sumbangan pikiran-pikirannya karena mereka ada di negara penempatan, mereka paling tahu problematika yang ada dihadapi pekerja migran kita di luar," ujarnya.
Semua masukan dari para pegiat dan pemerhati pekerja migran itu, lanjut Benny, nantinya akan disampaikan ke pemerintah.
"Mereka paling tahu masalah yang dihadapi para pekerja kita di negara penempatan. Nanti kita akan laporan dan bersinergi dengan Pemerintah Indonesia," tuntasnya.
Ditambahkan Benny, sebagai lembaga BP2MI telah melahirkan berbagai exit strategi demi mengawal dan merealisasikan kebijakan yang berpihak pada pekerjaigran Indonesia. Benny juga mengkritisi pejabat publik dan pihak-pihak yang kerap mendiskreditkan pekerja migran Indonesia.
"Memandang remeh Pekerja Migran Indonesia adalah kejahatan yang harus kita lawan bersama-sama. Kita juga berkomitmen memerangi praktik overcharging yang dilakukan pada pekerja migran Indonesia. BP2MI juga telah melahirkan exit strategi berupa Peraturan BP2MI. Sudah jelas yakni tentang pembebasan biaya kepada Calon Pekerja Migran Indonesia," ujar Benny.
"Saya mengajak Kawan PMI dan Perwira PMI untuk melawan praktek rentenir yang dilakukan pengusaha nakal untuk mencekik pekerja migran Indonesia," tandas Benny menambahkan.
Turut hadir dalam rakernas, sejumlah pegiat pekerja migran yang dianggap selama ini aktif menyuarakan suara para pekerja migran Indonesia. Para pegiat itu berasal dari 5 negara, seperti Hongkong, Malaysia, Jepang, Korea dan Singapura. ** (Anton)


.jpg)













