- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
Kepala BP2MI Buka Rakernas Kawan dan Perwira Pekerja Migran Indonesia di Jakarta

Keterangan Gambar : Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (Kawan PMI) dan Perkumpulan Wirausaha Pekerja Migran Indonesia (Perwira PMI) yang digelar di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Minggu (17/12/2023).
Kawan PMI dan Perwira PMI merupakan komunitas relawan yang dibentuk oleh BP2MI untuk melakukan pendampingan kepada pekerja migran Indonesia.
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
Benny mengatakan, rakernas itu untuk mengevaluasi hasil kerja Kawan PMI dan Perwira PMI sepanjang 2023 ini. Selain itu rakernas juga sebagai momentum untuk merancang kegiatan Kawan PMI dan Perwira PMI di 2024.
"Ini adalah forum strategis, pertama untuk Kawan PMI dan Perwira PMI menyampaikan laporan atas kerja-kerja, pelaksanaan tugas serta pelaksanaan program kerja mereka hingga per Desember 2023 ini," kata Benny dalam sambutannya.
Benny menyebut selama ini para pekerja migran kerap menghadapi berbagai masalah di luar negeri. Sayangnya masalah-masalah itu tak semuanya tersampaikan ke pemerintah Indonesia.
"Mereka kita minta sumbangan pikiran-pikirannya karena mereka ada di negara penempatan, mereka paling tahu problematika yang ada dihadapi pekerja migran kita di luar," ujarnya.
Semua masukan dari para pegiat dan pemerhati pekerja migran itu, lanjut Benny, nantinya akan disampaikan ke pemerintah.
"Mereka paling tahu masalah yang dihadapi para pekerja kita di negara penempatan. Nanti kita akan laporan dan bersinergi dengan Pemerintah Indonesia," tuntasnya.
Ditambahkan Benny, sebagai lembaga BP2MI telah melahirkan berbagai exit strategi demi mengawal dan merealisasikan kebijakan yang berpihak pada pekerjaigran Indonesia. Benny juga mengkritisi pejabat publik dan pihak-pihak yang kerap mendiskreditkan pekerja migran Indonesia.
"Memandang remeh Pekerja Migran Indonesia adalah kejahatan yang harus kita lawan bersama-sama. Kita juga berkomitmen memerangi praktik overcharging yang dilakukan pada pekerja migran Indonesia. BP2MI juga telah melahirkan exit strategi berupa Peraturan BP2MI. Sudah jelas yakni tentang pembebasan biaya kepada Calon Pekerja Migran Indonesia," ujar Benny.
"Saya mengajak Kawan PMI dan Perwira PMI untuk melawan praktek rentenir yang dilakukan pengusaha nakal untuk mencekik pekerja migran Indonesia," tandas Benny menambahkan.
Turut hadir dalam rakernas, sejumlah pegiat pekerja migran yang dianggap selama ini aktif menyuarakan suara para pekerja migran Indonesia. Para pegiat itu berasal dari 5 negara, seperti Hongkong, Malaysia, Jepang, Korea dan Singapura. ** (Anton)

















