- Tak Hanya Narkoba, Gun Sriwitanto Usulkan Edukasi Bahaya Judi Online Pada Sekolah dan Masyarakat
- Gun Sriwitanto Dorong Barito Utara Wujudkan Program BERSINAR
- Kapolri Nonaktifkan Kapolres Sukoharjo dan Tiga Anggota, Ini Penyebabnya
- Patih Herman Dorong Edukasi Bahaya Narkoba Masuk Sekolah, Generasi Muda Jadi Perhatian
- Patih Herman Tegaskan Dukungan DPRD terhadap Anggaran Program Pemberantasan Narkoba
- Patih Herman Soroti Masifnya Peredaran Narkoba di Barito Utara, Apresiasi Kinerja Polres
- Pasar Sudah Bagus, Sachrudin: Jaga Kebersihan dan Kenyamanannya Bersama!
- H Nurul Anwar, Relawan Antinarkoba Perlu Diperluas hingga Kecamatan dan Kelurahan
- H Nurul Anwar Dukung Percepatan Perda P4GN, Masuk Prioritas Pembahasan 2027
- H Nurul Anwar Dorong Pemkab Barito Utara Perkuat Fasilitas dan Akses Rehabilitasi Pengguna Narkoba
Kementerian UMKM Gandeng BP Batam dan BRI Perkuat UMKM di Ekosistem Industri

Keterangan Gambar : acara penandatanganan nota kesepahaman bersama BP Batam dan BRI di Batam, Kamis (29/01).
MEGAPOLITANPOS.COM, Batam — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggandeng Badan Pengusahaan (BP) Batam dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk memperkuat ekosistem pengembangan UMKM di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.
Kolaborasi ini difokuskan pada perluasan akses pembiayaan, peningkatan investasi, serta integrasi pengusaha UMKM ke dalam rantai pasok industri yang berkembang di wilayah tersebut.
Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, menyampaikan melalui kerja sama ini, para pengusaha UMKM di KPBPB Batam akan memperoleh dukungan strategis yang lebih menyeluruh, mulai dari pendampingan ekspor, peningkatan kapasitas usaha, pemanfaatan aset milik BP Batam, hingga pemetaan peluang untuk masuk ke dalam rantai pasok kegiatan investasi.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana
- Kementerian UMKM Percepat Pemulihan Wirausaha Terdampak Bencana di Sumatera
- Jambore Kumitra 2026, Kementerian UMKM Perluas Akses Modal dan Pasar di Kalimantan Selatan
- Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan
- Kementerian UMKM Percepat Pemulihan UMKM di Kepulauan Nias melalui Tiga Program Terintegrasi
“Melalui penyediaan akses permodalan dan investasi yang lebih luas, peningkatan kapasitas pengusaha UMKM, serta integrasi UMKM ke dalam rantai pasok kegiatan investasi di KPBPB Batam, kami berharap UMKM dapat naik kelas, menjadi penopang ekonomi lokal, dan mampu berkompetisi sebagai bagian dari rantai nilai global,” ujar Wamen UMKM Helvi Moraza dalam acara penandatanganan nota kesepahaman bersama BP Batam dan BRI di Batam, Kamis (29/01).
Menurut Wamen Helvi, kerja sama ini didorong oleh besarnya potensi ekonomi Batam yang terus menunjukkan tren positif. Pada 2025, realisasi investasi di Batam tercatat mencapai Rp69,30 triliun, melampaui target Rp60 triliun atau sekitar 115 persen dari sasaran yang ditetapkan.
Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor domestik maupun asing terhadap Batam sebagai pusat perdagangan dan industri nasional. Kondisi ini sekaligus membuka peluang besar bagi pengusaha UMKM lokal untuk menjadi bagian dari ekosistem industri, termasuk sebagai mitra rantai pasok dan offtaker bagi industri besar yang beroperasi di Batam.
“Di balik derasnya arus investasi di Batam, terdapat denyut nadi perekonomian yang sesungguhnya, yaitu UMKM. Kontribusi pengusaha UMKM Batam tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka adalah penyerap tenaga kerja terbesar, penggerak ekonomi berbasis masyarakat, sekaligus benteng ketahanan ekonomi ketika terjadi gejolak,” katanya.
Kementerian UMKM, kata Wamen Helvi, berkomitmen untuk terus memastikan terciptanya iklim usaha yang kondusif melalui regulasi yang mendukung serta akses yang setara bagi seluruh pengusaha UMKM.
“Mari kita jadikan momen ini sebagai titik awal untuk bersama-sama mendorong transformasi ekonomi melalui pengembangan ekosistem UMKM yang maju dan berdaya saing di KPBPB Batam,” ujarnya.
Sebagai langkah awal atau pilot project, melalui program ACCES (Accelerating Capital Resources for Medium Enterprises), Kementerian UMKM akan melakukan pendampingan akses pembiayaan serta pelatihan peningkatan kapasitas usaha bagi pengusaha UMKM di KPBPB Batam dalam waktu dekat.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)














