- Kementerian UMKM Buka Peluang Waralaba Lokal Masuk Pasar Modal
- HUT ke-39, BRI Life Salurkan Bantuan Sembako hingga Fasilitas Air Bersih
- Masyarakat Rentan Sosial Desa Sumberingin Bersyukur BLT-DD Sudah Cair.
- Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Gelar Hari Fraksi: Ruang Aspirasi & Suara Rakyat.
- DPMPTSP Barito Utara Perkuat Pengawasan Investasi, Pastikan Kepatuhan Pelaku Usaha
- Coretan Liar Kotori Ruang Publik, Majalengka Kirim Pesan Tegas
- 38 Ribu Pil Obat Keras Terungkap, Polisi Bongkar Jaringan Pengedar di Majalengka
- Kantah Kabupaten Tangerang Raih Predikat Informatif Capaian Nilai 98,50 .
- Wujud Sinergi TNI dan Warga Jaga Keamanan Lewat Patroli Malam.
- Kakanwil Kemenag Banten Dukung Simamat, Perkuat Transformasi Digital.
Kasus fraud perbankan masih jadi ancaman, Bank DKI Imbau Waspada Social Engineering
.jpg)
Keterangan Gambar : acara Infobank Financial Love Story: Protect Your Heart, Grow Your Health, Secure Your Future, Sabtu (22/2/2025).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-- Kasus fraud perbankan masih jadi ancaman. Terlebih, dengan semakin majunya teknologi, fraud bisa dilakukan melalui berbagai metode. PT Bank DKI (Bank DKI) menjelaskan salah satu cara yang umum dipakai ketika seorang fraudster melakukan aksinya. Misalnya, dengan meminta identitas pribadi saat nasabah hendak mengakses aplikasi mobile banking-nya.
“Jadi penggunanya itu dihubungi, di-SMS, dibuat phishing namanya dengan website gadungan, kemudian diiming-iming hadiah. Dengan tidak sadar, dia memberikan user ID sama password atau pin-nya,” ungkap Amirul Wicaksono, Direktur Teknologi dan Operasional, di acara Infobank Financial Love Story: Protect Your Heart, Grow Your Health, Secure Your Future, Sabtu (22/2/2025).
“Kalau itu sudah didapatkan sama fraudster-nya, dia tinggal melakukan transaksi ke banknya, dan karena biasanya, security di bank itu melalui tiga hal itu, bisa jadi akan dinilai orangnya adalah orang yang punya rekening,” tambahnya.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Buka Peluang Waralaba Lokal Masuk Pasar Modal
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 500 Merek dari 16 Negara
- Kementerian UMKM dan PNM Segera Salurkan Pembiayaan Perempuan Prasejahtera Berbunga 8 Persen
- Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh
- Ekspor Makanan RI Tembus US$4,49 Miliar, 500 Merek dari 13 Negara Ramaikan SIAL 2026
Untuk itu, Amirul mengingatkan masyarakat untuk selalu mewaspadai tingkah laku modus fraud perbankan, khususnya secara digital. Sebagai contoh, ia mengingatkan untuk meningkatkan frekuensi mengganti password mobile banking.
Selanjutnya adalah menghiraukan modus pengiriman APK melalui WhatsApp. Jangan sampai meng-klik APK tersebut, karena ada kemungkinan ini merupakan bentuk phishing. Menjaga keamanan ponsel pintar juga menjadi wajib.
Terakhir, Amirul menegaskan pentingnya untuk tidak menyebarkan identitas pribadi seperti KTP ke sembarang orang, Khawatirnya, identitas ini akan disalahgunakan untuk keperluan tidak bertanggung jawab.
Sebagai penutup, Amirul memastikan bahwa bank-bank ini selalu menjaga kualitas keamanan perbankan tetap terjaga. Pengamanan yang dilakukan industri perbankan dinilai menyulitkan fraudster untuk bekerja.
“Di bank, aplikasi-aplikasi itu tentunya sudah cukup kuat. Jadi sudah diverifikasi, sudah dites cukup kuat. Ditembak fraudster-nya harusnya nggak bisa,” tegas Amirul.
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menambahkan sebagai bentuk komitmen terhadap keamanan siber, Bank DKI juga mengajak seluruh nasabah untuk selalu memastikan bahwa mereka hanya mengakses layanan perbankan melalui kanal resmi serta tidak mudah tergiur dengan tawaran mencurigakan yang mengatasnamakan pihak bank.
“Kami berupaya terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan digital, sehingga setiap transaksi dapat dilakukan dengan lebih aman dan nyaman,” tambah Arie.
Dalam kesempatan tersebut, Bank DKI juga turut memperkenalkan produk yang dapat dimafaatkan oleh generasi muda, khususnya generasi Z untuk membantu perencanaan keuangan yang lebih baik, dengan Tabungan Monas Rencana yang dirancang untuk membantu nasabah mengelola tabungan secara lebih disiplin dan terarah guna mencapai berbagai tujuan keuangan yang diharapkan, misalnya biaya pendidikan, liburan, hingga biaya pernikahan.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)






.jpg)





