- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- Kapolda Metro Cek Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 serta Kesiapsiagaan Personel di Terminal Bus dan Stasiun KA
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
Jelang Ramadhan 2026, Pemkab Majalengka Gelar Pasar Murah untuk Tekan Lonjakan Harga

Keterangan Gambar : ilustrasi : Istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka mengambil langkah cepat menjelang Ramadhan 2026 untuk memastikan harga bahan pokok tidak melonjak. Melalui gerakan pasar murah, Pemkab berupaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengamankan pasokan pangan.
Di tengah semarak peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186, langkah antisipatif itu diwujudkan melalui pasar murah dan gerakan pangan murah, yang langsung menyentuh kebutuhan warga, terutama kelompok berpenghasilan rendah.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menegaskan pemerintah daerah bergerak cepat untuk mencegah potensi lonjakan harga menjelang Ramadhan. Ia menyebut intervensi pasar menjadi strategi penting dalam menjaga daya beli masyarakat.
Baca Lainnya :
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
"Tujuannya untuk mengantisipasi menjelang bulan puasa jangan sampai terjadi lonjakan harga. Pemerintah wajib hadir mengendalikan harga kebutuhan pokok agar tetap stabil," ujar Eman, dihadapan awak media. Minggu, (8/2/2026).
Selain menggelar pasar murah, Pemkab Majalengka juga secara rutin melakukan pemantauan langsung ke pasar tradisional guna mendeteksi gejala inflasi sejak dini.
Jika ditemukan kenaikan harga yang signifikan pada komoditas tertentu, pemerintah akan segera melakukan langkah intervensi melalui koordinasi dengan produsen, distributor, hingga penguatan pasokan dari luar daerah.
Menurut Eman, skema pengamanan pangan telah disiapkan jauh sebelum Ramadhan. Program pasar murah keliling akan kembali digencarkan agar seluruh lapisan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
"Harga saat ini masih aman. Namun pengawasan tetap berjalan. Jika ada potensi inflasi, kita langsung intervensi supaya tidak terjadi gejolak di Majalengka," tegasnya.
Upaya ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Majalengka menempatkan stabilitas pangan sebagai prioritas utama menjelang Ramadhan.
Dengan pengawasan berlapis dan intervensi terukur, pemerintah optimistis masyarakat dapat menyambut bulan puasa dengan tenang tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga bahan pokok. ** (Agit)

















