- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
Jelang Idul Adha, Pemkab Asahan Lakukan Pemeriksaan Hewan Qurban

Keterangan Gambar : Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) laksanakan pemeriksaan kesehatan hewan kurban
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Hari Raya Idul Adha memang identik dengan pelaksanaan ibadah qurban. Karenanya, diperlukan hewan kurban yang benar - benar berkualitas agar pelaksanaan ibadah qurban dapat memiliki nilai yang sebaik-baiknya. Menyikapi hal tersebut, jelang Hari Raya Idul Adha 1444 H, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) laksanakan pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang dipusatkan di Alun Alun Kota Kisaran, Rabu (28/06/2023).
Kepala Dinas PKH Drh. Yusnani mengatakan tujuan dari pemeriksaan hewan kurban tersebut adalah untuk memastikan hewan yang akan dikurban dalam keadaan sehat.
"Jika hewan Qurban tersebut mengalami gejala LSD (lumpy Skin disease) atau penyakit kulit berbenjolan, itu dinyatakan cacat, dan tidak dibenarkan untuk dijadikan hewan kurban", ujar Yusnani.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Yusnani juga mengatakan, terkait hewan kurban yang memiliki Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan kategori ringan, masih diperbolehkan, dengan ketentuan hewan tersebut hanya memiliki lepuh ringan pada celah kuku, dan tidak keluar air liur berlebih dari biasanya.
"Namun, untuk PMK kategori berat tidak diperbolehkan. Hewan kurban dengan kategori tersebut ditandai memiliki gejala klinis berat, lepuh pada kuku hingga terlepas yang menyebabkan pincang atau tidak bisa berjalan serta menyebabkan hewan kurban menjadi sangat kurus karena kehilangan nafsu makan", pungkas Yusnani.
Terpisah, Bupati Asahan H. Surya, B.Sc melalui Plh Kadis Kominfo Arbin Ariadi Tanjung menyampaikan bahwa Pemkab Asahan akan terus memantau kondisi kesehatan hewan yang akan dikurban dalam pelaksanaan Idul Adha tahun ini. Dirinya menambahkan, sesuai instruksi Bupati Asahan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban telah dilakukan di seluruh Kecamatan se- Kab. Asahan.
"Hingga pukul 18.24 Wib, jumlah hewan Qurban yang telah melalui proses pemeriksaan kesehatan di Kabupaten Asahan sebanyak 1506 ekor dengan rincian Domba 22 ekor , Kambing 56 ekor, Sapi 1424 ekor dan Kerbau 4 ekor serta jumlah surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) yg di terbitkan sebanyak 410 surat", ujar Arbin.
Lebih lanjut Arbin sampaikan bahwa jumlah hewan yang telah melalui proses pemeriksaan kesehatan tersebut juga termasuk hewan kurban yang akan disembelih di Alun Alun Kota Kisaran.
"Tahun ini, pelaksanaan ibadah qurban Pemkab Asahan akan dipusatkan di Alun Alun Kota Kisaran dengan rincian hewan kurban yakni 95 ekor sapi dan 30 ekor kambing, dan semuanya juga telah melalui proses pemeriksaan kesehatan", jelas Arbin.
Menutup keterangannya, Arbin sampaikan bahwa jumlah hewan yang telah diperiksa masih akan bertambah, mengingat petugas masih melakukan pemeriksaan di seluruh Kecamatan di wilayah Kabupaten Asahan.
"Bupati berharap melalui pemeriksaan kesehatan hewan qurban, pelaksanaan ibadah kurban tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya", pungkas Arbin. (DS)

















