- Polisi Bongkar Curanmor Majalengka, Motor Korban Ditemukan di Garut
- Hari Batik Nasional, BNI Dorong Perajin dan UMKM Batik Naik Kelas hingga Pasar Global
- Sulthan Saddan Buka Kartu di Musda KNPI : 1000 Persen Maju!
- Gara Gara Terperosok Limbah Blotong Panas Pabrik Gula Dua Warga Alami Luka Bakar Serius.
- Babinsa dan Komduk Intensifkan Patroli Malam.
- PRI Bidik Generasi Z, Budi Pramono: Anak Muda Jadi Kekuatan Partai
- Dandim 0506/Tgr Tinjau Langsung Distribusi 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kampung Koceak.
- Jenderal Suyudi Ario Seto Resmi Jabat Kapolri dan Komjen Wisnu Hadiningrat sebagai Wakapolri
- Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei.
- Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari.
Idul Adha, Pemersatu Awak Media Dengan Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar

Keterangan Gambar : Idul Adha, Pemersatu Awak Media Dengan Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Moment Idhul Adha 1444 h tahun 2023 dijadikan wahana mempererat tali silaturahmi, menjalin persahabatan, seperti yang dilakukan oleh insan pers Blitar Raya dengan insan pers dengan Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Tomi Gandhi Sasongko yang secara khusus menghadiri acara santab boga Idhul Adha pada Kamis (29/06/23) bertempat di kediaman Noviansah di Desa Kendalrejo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar.
Acara yang berlangsung sederhana dan khidmat ini, dihadiri puluhan wartawan, sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan ramah tamah awak media se-Blitar Raya. Berlokasi di rumah salah satu wartawan, sebagai wujud membangun sinergitas dalam kebhinekaan guna mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI Pancasila dan UUD 45.
Tomi yang juga selaku insan pengusahan muda yang aktif saat terlibat dalam diskusi santai, membahas berbagai isu strategis dan politik pemerintahan. Mulai dari peta perpolitikan Blitar, hingga persoalan-persoalan yang ada di tengah masyarakat.
Baca Lainnya :
- Polisi Bongkar Curanmor Majalengka, Motor Korban Ditemukan di Garut
- Sulthan Saddan Buka Kartu di Musda KNPI : 1000 Persen Maju!
- Babak Baru DPRD Majalengka, Sandi Fahmi Resmi Jadi Wakil Rakyat
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
"Senang sekali rasanya bisa ikut makan bareng kawan-kawan media. Selain menjalin silahturahmi, juga menambah wawasan, lewat diskusi-diskusi santai, tapi berbobot . Karena teman-teman media ini kan yang terjun ke lapangan, jadi tau persoalan apa yang ada di masyarakat," ujar Tomi saat diwawancara disela-sela acara.
Politisi yang terkenal akrab dengan wartawan ini mengatakan, dirinya memang dari dulu senang bertukar pikiran dengan Wartawan. Mulai dari sebatas ngopi bareng, makan bersama, hingga agenda-agenda lainnya. Seperti dalam acara ini, Tomi mengaku hanya ingin sekadar makan bersama sambil ngobrol santai.
"Kita sering bersama rekan-rekan wartawan, baik ngopi dan makan bersama. Hanya saja kebetulan hari ini tepat Hari Raya Idhul Adha. Karena, rekan wartawan juga sebagai agen of change (agen perubahan) untuk kebaikan bangsa dalam tataran sosial," imbuhnya.
Lebih lanjut, pengusaha muda sukses kebanggaan Blitar ini menyebut, wartawan juga sebagai pilar demokrasi yang memberikan warna dalam perbaikan kebijakan publik yang sarat akan kritik konstruktif.
"Bersama itu identik dengan bersatu. Sehingga bila wartawanya bisa bersatu dalam memberikan kririk kepada kebijakan publik, otomatis demokrasi kita sehat. Agar para pemangku kebijakan publik tidak alergi dengan kritik dan masukan melalui media massa," ungkap Tomi.
Sementara itu, Mbah Zaenal, salah satu wartawan senior Blitar, mengungkapkan jika masyarakat Blitar memang mendambakan sosok pemimpin yang bisa dekat dengan masyarakat. Sehingga, pemerintah dapat menggandeng masyarakat dalam membangun Blitar.
"Mas Tomi selain pengusaha kan juga politikus handal, apa salahnya kalau sekarang dikait-kaitkan dengan Pakde Rahmat, untuk membangun Blitar kedepan lebih baik. Pertimbangan saya, dia humble, mudah komunikasi dengan stakeholder. Dan yang tidak kalah penting dia merakyat," ungkapnya.
"Sekarang di mata masyarakat Blitar, pemimpin nantinya dibutuhkan kecerdasan dalam leadership, integritasnya, kapabilitasnya dalam komunikasi massa. Kongkritnya, bisa ke masyarakat bawah dan mengerti apa kesulitan masyarakatnya," pungkas wartawan MegapolitanPos ini. (za/mp)

.jpg)

.jpg)
.jpg)



.jpg)
.jpg)





