- DPRD Soroti Lima Raperda Strategis, Bupati Barito Utara Tekankan Pentingnya Kolaborasi
- Sepakat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Gelar Rapat Paripurna II
- Diduga Mencabuli Siswa Pimpinan PP PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah dilaporkan ke Polisi
- Puncak HUT Kota Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi, Sachrudin: 33 Tahun Buah Kolaborasi!
- Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kota Blitar, Antara Harapan, Realita, dan Tantangan 5 Tahun ke Depan
- Bupati Blitar : High Level Meeting TPID Mendorong Pegendalian Inflasi dan Percepatan Pembangunan Daerah.
- Anis Byarwati Hadiri Gema Ramadan Menwa Jayakarta, Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga
- Nilai 32,40 dari KLH, Ateng Sutisna: Sumedang Sedang Berdiri di Bibir Krisis Sampah!
- Di Festra Ramadan, Bupati Eman Tegaskan Dukungan Kegiatan Pro Rakyat di Tengah Efisiensi
- Gentengisasi Menyala ! Saatnya Majalengka Naik Level Nasional
IDAI Luncurkan Rekomendasi Imunisasi Anak Terbaru 2023

Keterangan Gambar : Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso (kanan) pada sesi foto bersama seusai acara peluncuran Rekomendasi Imunisasi Anak terbaru 2023 pada Childhood Immunization Update (CIU) 2023 yang diikuti di Jakarta, Senin (29/5/2023).
Megapolitanpos.com, Jakarta- Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meluncurkan Rekomendasi Imunisasi Anak terbaru 2023 pada Childhood Immunization Update (CIU) 2023 untuk memperbarui berbagai ilmu tentang imunisasi dan jadwal imunisasi anak terkini.
"Sebagai organisasi profesi dokter anak, IDAI telah berkomitmen dalam usaha advokasi hal-hal terkait imunisasi anak," kata Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso pada acara tersebut yang diikuti di Jakarta, Senin, (29/05/2023).
Piprim mengatakan IDAI meluncurkan Rekomendasi Imunisasi Anak terbaru 2023 pada acara CIU 2023 ini sebagai bagian dari upaya untuk membantu anak-anak Indonesia demi mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.
Baca Lainnya :
- Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Rijanto-Beky Sebagai Koreksi Capaian Pelaksanaan Visi - Misi
- Kolaborasi BRI Life–Rumah Zakat, Perangi Stunting Melalui Program Gizi Enam Bulan
- KPK Cokok Bupati Sudewo, Diduga Terlibat Jual Beli Jabatan di Pemkab Pati
- UPTD PPD Balaraja Buka Gerai di Kantor Kecamatan Kronjo Upaya Ini Bagian Dekatkan Pelayanan Yang Taat Pajak
- Polda Metro Musnahkan 1,14 Ton Narkoba Hasil Ungkap Kasus periode Juli - September 2025
Selain itu, lanjutnya, Rekomendasi Imunisasi Anak terbaru 2023 juga membantu mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) demi tercapainya generasi emas Indonesia pada tahun 2045.
"Karena imunisasi terbukti sebagai upaya yang efisien, murah, dan mudah dibandingkan jika penyakit sudah tampak dan terjadi," ujarnya.
Dalam Rekomendasi Imunisasi IDAI terbaru tahun 2023 tersebut terdapat dua jenis vaksinasi baru yang direkomendasikan untuk anak dan satu jenis pembaruan vaksinasi.
Pembaruan tersebut meliputi Vaksin Dengue untuk demam berdarah yang dimulai dari usia 6 tahun, vaksin HPV untuk pencegahan kanker serviks bagi anak perempuan yang dimulai dari usia 12 tahun, serta pembaruan vaksin BCG untuk bayi dengan masalah imunitas seperti HIV.
" kami juga mengadakan pelatihan kepada para nakes, terutama dalam berkomunikasi kepada orang tua dari anak yang hendak divaksinasi, karena kunci keberhasilan imunisasi adalah komunikasi yang efektif," ujarnya.
Piprim mengungkapkan selama masa pandemi dan pascapandemi, cakupan imunisasi menurun signifikan dan mengakibatkan sejumlah kejadian luar biasa (KLB) di beberapa daerah.
Dia menyebutkan sejumlah penyakit yang seharusnya bisa dicegah dengan melakukan imunisasi seperti Polio di Aceh dan Jawa Barat, juga difteri dan campak di berbagai daerah Indonesia tumbuh karena kurangnya cakupan imunisasi.
"Hal ini merupakan alarm bagi kita semua agar berupaya untuk meningkatkan kembali cakupan imunisasi di tingkat tinggi agar kekebalan komunitas segera terwujud kembali serta berbagai KLB bisa dikendalikan,” katanya.(ASl/Red/MP).



.jpg)













