- Pemkab Barito Utara Ajukan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 ke DPRD
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- Kreatif Merdeka Carnival 2026 Ajak Generasi Muda Berkarya Lewat Animasi dan AI
- Cegah Pelanggaran Lingkungan, Pemkab Barito Utara Sosialisasikan Aturan Pengawasan dan Sanksi Terbaru
- EDRR Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Indonesia Bidik Jadi Pusat Teknologi Kebencanaan Dunia
- Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur Daerah, Bupati Harapkan Dukungan Dari Semua Pihak
- Pemkab dan DPRD Gelar Rapat Bersama Matangkan Pembahasan Anggaran Prioritas Daerah
IDAI Luncurkan Rekomendasi Imunisasi Anak Terbaru 2023

Keterangan Gambar : Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso (kanan) pada sesi foto bersama seusai acara peluncuran Rekomendasi Imunisasi Anak terbaru 2023 pada Childhood Immunization Update (CIU) 2023 yang diikuti di Jakarta, Senin (29/5/2023).
Megapolitanpos.com, Jakarta- Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meluncurkan Rekomendasi Imunisasi Anak terbaru 2023 pada Childhood Immunization Update (CIU) 2023 untuk memperbarui berbagai ilmu tentang imunisasi dan jadwal imunisasi anak terkini.
"Sebagai organisasi profesi dokter anak, IDAI telah berkomitmen dalam usaha advokasi hal-hal terkait imunisasi anak," kata Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso pada acara tersebut yang diikuti di Jakarta, Senin, (29/05/2023).
Piprim mengatakan IDAI meluncurkan Rekomendasi Imunisasi Anak terbaru 2023 pada acara CIU 2023 ini sebagai bagian dari upaya untuk membantu anak-anak Indonesia demi mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.
Baca Lainnya :
- Pin Garuda Emas PAW Hendi Sang Jurnalis Siap Laksanakan Tugas Partai
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Destinasi Komersial pertama, Asthara Skyfront City Luncurkan The Floritz Gallery
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
Selain itu, lanjutnya, Rekomendasi Imunisasi Anak terbaru 2023 juga membantu mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) demi tercapainya generasi emas Indonesia pada tahun 2045.
"Karena imunisasi terbukti sebagai upaya yang efisien, murah, dan mudah dibandingkan jika penyakit sudah tampak dan terjadi," ujarnya.
Dalam Rekomendasi Imunisasi IDAI terbaru tahun 2023 tersebut terdapat dua jenis vaksinasi baru yang direkomendasikan untuk anak dan satu jenis pembaruan vaksinasi.
Pembaruan tersebut meliputi Vaksin Dengue untuk demam berdarah yang dimulai dari usia 6 tahun, vaksin HPV untuk pencegahan kanker serviks bagi anak perempuan yang dimulai dari usia 12 tahun, serta pembaruan vaksin BCG untuk bayi dengan masalah imunitas seperti HIV.
" kami juga mengadakan pelatihan kepada para nakes, terutama dalam berkomunikasi kepada orang tua dari anak yang hendak divaksinasi, karena kunci keberhasilan imunisasi adalah komunikasi yang efektif," ujarnya.
Piprim mengungkapkan selama masa pandemi dan pascapandemi, cakupan imunisasi menurun signifikan dan mengakibatkan sejumlah kejadian luar biasa (KLB) di beberapa daerah.
Dia menyebutkan sejumlah penyakit yang seharusnya bisa dicegah dengan melakukan imunisasi seperti Polio di Aceh dan Jawa Barat, juga difteri dan campak di berbagai daerah Indonesia tumbuh karena kurangnya cakupan imunisasi.
"Hal ini merupakan alarm bagi kita semua agar berupaya untuk meningkatkan kembali cakupan imunisasi di tingkat tinggi agar kekebalan komunitas segera terwujud kembali serta berbagai KLB bisa dikendalikan,” katanya.(ASl/Red/MP).





.jpg)











