Breaking News
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
Harkop ke-75 Kota Tangerang Gelar Diskusi Penguatan Wawasan Kemandirian

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang -Momentum Hari Koperasi ke-75 di Kota Tangerang, bersama lembaga dan anggota koperasi menggelar diskusi. Hal ini dalam upaya ciptakan kebersamaan guna menguatkan kemandirian dan wawasan di bidang koperasi. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Perindagkopukm) Kota Tangerang Suli Rosadi mengatakan melalui momentum Hari Koperasi ke-75, pemerintah menggelorakan semangat 'Ayo Berkoperasi' dan ciptakan kemandirian.
"Dengan pelaksanaan kegiatan diskusi ini mendukung gerakan revolusi mental yang bertujuan untuk meningkatkan literasi perkoperasian dan menarik minat generasi muda untuk berkoperasi," katanya. Senin, (18/07/2022)
Menurutnya, selama ini banyaknya koperasi yang tidak aktif disebabkan oleh beberapa faktor hingga bisa dikatakan bubar begitu saja.
"Diharapkan dengan pelaksanaan kegiatan ini dapat menambah wawasan guna menguatkan kemandirian, kesejahteraan di masyarakat," harapnya.
Dijelaskan, adapun tujuan dari acara menyampaikan harapan dari Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM untuk terus mendorong koperasi agar sejajar dengan badan usaha lain, memiliki sensitivitas usaha yang tinggi, dan diminati oleh generasi muda.
"Tak hanya lembaga koperasi, generasi muda juga harus dibekali dengan pengalaman berusaha serta pembangunan karakter yang berbasis nilai gotong royong dan usaha bersama yang secara keseluruhan akan diperoleh melalui koperasi.
Apalagi pemerintah sedang menyiapkan dukungan regulasi yang menjadi langkah penting agar koperasi terus diminati serta menciptakan ekosistem bisnis yang dinamis, adaptif, dan akomodatif bagi kepentingan anggota dan masyarakat.
Diakhir ia menambahkan, saat ini fokus tentang pemberdayaan koperasi pada sektor riil karena memiliki koefisien tumbuh tinggi dan memiliki potensi nilai tambah yang besar.
"Hal ini juga sejalan dengan program yang tertuang dalam Peraturan Presiden No. 18 tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2020-2024," tutupnya.Adv


.jpg)














