- Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pramono Anung: Generasi Muda Harus Berani Memimpin
- Warga Sei Rahayu II Sampaikan Keluhkan Listrik Sering Padam dan Tegangan Rendah Dalam Reses DPRD
- Petani Sei Rahayu II Harapkan Bantuan Bibit Sawit, Palawija, dan Pupuk
- Warga Sei Rahayu II Usulkan Pembangunan Rumah Ibadah Dalam Reses DPRD
- Jalan Poros Rusak , Warga Sei Rahayu II Usulkan Perbaikan Dalam Reses DPRD
- Kekurangan Dokter hingga Rumah Dinas, Aspirasi Puskesmas Sei Rahayu II Disampaikan ke DPRD
- Reses DPRD Barito Utara, Warga Sei Rahayu II Soroti Fasilitas SMPN 7
- Enam Poin Penting Yang Diserap DPRD Barito Utara Dalam Reses Di Sei Rahayu
- Peringati Hari Santri Nasional 2026, DPC PKB Barito Utara Sambangi Ponpes Darussalam Al Mubarakah
- HUT Pemuda Pancasila ke-67 di Majalengka, Bupati Ajak Pemuda Jadi Penggerak Pembangunan
Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pramono Anung: Generasi Muda Harus Berani Memimpin
.jpg)
Keterangan Gambar : Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjadi inspektur upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Balai Kota Jakarta, Rabu (28/10/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,– Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjadi inspektur upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Balai Kota Jakarta, Rabu (28/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak generasi muda Indonesia untuk berani memimpin, bekerja keras, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Dalam upacara tersebut, Pramono membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang menekankan pentingnya membentuk generasi muda yang patriotik, gigih, dan berempati.
Pramono menyampaikan, Sumpah Pemuda yang diikrarkan 98 tahun lalu menjadi tonggak penting persatuan bangsa di tengah keberagaman. Semangat persatuan tersebut harus terus dijaga dan diwujudkan melalui karakter serta tindakan nyata generasi muda.
Baca Lainnya :
- Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pramono Anung: Generasi Muda Harus Berani Memimpin
- Pimpin Apel Hari Sumpah Pemuda Kasdim 0808 Blitar Tekankan Pentingnya Karakter Kemanusiaan
- Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI.
- Jalan Sehat HPN 2026 Wujudkan Kebulatan Tekad Bina Jasmani dan Rokhani .
- Bank Jakarta dan None Jakarta 2026 Soroti Pentingnya Kesehatan Finansial dan Fisik
Menurutnya, sikap patriotik perlu diwujudkan melalui pengabdian kepada bangsa dan negara. Sementara itu, kegigihan menjadi modal penting agar generasi muda tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan maupun kegagalan.
Selain patriotisme dan kegigihan, empati juga menjadi nilai penting yang harus dimiliki generasi muda. Keberhasilan, kata dia, tidak semestinya hanya berorientasi pada kepentingan pribadi, tetapi juga harus disertai kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Pramono pun mengajak generasi muda untuk berani bermimpi, bekerja keras, dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa tanpa kehilangan semangat kemanusiaan.
"Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani, generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya," tuturnya.
Ia menegaskan, masa depan Indonesia merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun melalui ilmu pengetahuan, karya, pengabdian, serta semangat kemanusiaan.
"Mari kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan. Sebab masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang kita temui, masa depan adalah sesuatu yang sedang kita bangun bersama," tandasnya.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan sekaligus mendorong generasi muda agar berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara.(AS/MP).















