Breaking News
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
Hari Jadi 698 Kabupaten Blitar Angkat Potensi Lokal Dengan 30 Ribu Nasi Pecel Khas Blitar

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Tanggal 5 Agustus merupakan angka sakral bagi masyarakat Kabupaten Blitar, pada tanggal menandai sebagai Hari Jadi Kabupaten Blitar, tepat di hari Jum'at Pon (05/08/22) adalah peringatan yang ke 698. Peringatan ditandai dengan Pisowanan Agung di Pendopo Ronggo Hadi Negoro. Prosesi Pisowanan Agung diawali iring iringan Camat dan Kepala Desa da Kelurahan, disusul iring - iringan Manggolo Pati membawa kitab sejarah, panji lambang daerah Kabupaten Blitar serta panji penghargaan paramsamya purna karya, panji yang dipimpin oleh Manggolo Pati Sekertaris Daerah Izul Marom diserahkan kepada Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah untuk dileremkan di Pendopo Ronggo Hadi Negoro ( di istirahatkan ) Pendopo Ronggo Hadi Negoro ( RHN ).
Sesuai tema Hari Jadi ke 698 yakni adalah ekonomi bangkit menuju masyarakat Kabupaten Blitar lebih sejahtera, maka untuk menumbuhkan kembangkan para pelaku UKM, khususnya makanan olahan Icon Blitar adalah nasi pecel, Hari Jadi ke 698 digelar kembul bujono akbar dengan menikmati nasi pecel, pada acara ini disiapkan 30 ribu nasi dan 1.300 minuman beras kencur. Nasi Pecel menjadi makanan khas Blitar yang melegenda dan disukai semua kalangan, mulai rakyat sampai kalangan pejabat.
Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah dalam sambutanya menyebutkan, berkat dukungan dan kerjasama semua pihak, para OPD, pada peringatan Hari Jadi ke 698 Kabupaten Blitar, atas kerja keras ini Pemerintah berhasil memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, selain itu juga penghargaan atas prestasi yang di raih, baik penghargaan tingkat Provinsi sampai tingkat Nasional.
" Ing pahargian ambal warsa kaping 698 sanget anggen kula ngaturaken sagunging panuwun engkang sampun makarya sareng ngentasi karya sajroning nglampahaken rodaning pamarintahan kanthi hasil engkang sae. Kerjo nyoto puniko Kabupaten Blitar pikantuk bebungah utawi penghargaan arupi WTP saking BPK RI, bebungah tataran Jawa Timur ugi ing tataran nasional," ungkap Rini Syarifah disampaikan dalam bahasa jawa.
Orang nomor satu di Pemkab Blitar juga menyampaikan, untuk menyongsong Indonesia emas tahun 2045, yang perlu disiapkan adalah generasi penerus yang sehat, untuk itu masalah stunting menjadi hal yang utama dan dipersiapkan sejak, dan merupakan tantangan yang harus dilalui dan masuk dalam penanganan skala prioritas termasuk pembangunan di segala bidang .
Prosesi Hari Jadi Kabupaten Blitar ke 698 diikuti secara virtual oleh jajaran pemerintahan tingka Kecamatan, Desa dan tingkat Kelurahan, menandai pisowanan agung di Pendopo RHN dilakukan dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Blitar diserahkan kepada Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto, dan dilanjutkan dengan acara kembul bujono nasi pecel wajib telur bersama Bupati Blitar, Forkopimda diikuti para kepala OPD.
" Mengapa pada Hari Jadi Kabupaten Blitar kita hidangkan 30 ribu nasi pecel wajib lauk telur dengan minuman beras kencur, kita punya maksut untuk membrending kususnya nasi pecel Blitar punya cita rasa yang khas yang tidak kalah dengan nasi pecel tetangga, nasi pecel blitar pancen oke,"pungkas Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah. (za/mp)


.jpg)














