- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
- Disdik Barito Utara Perkuat Sinergi Pendidikan Bersama Korwil dan Pengawas Sekolah
- Bupati Barito Utara Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat di Masjid Jami Muara Teweh
- PB PRSI Audiensi dengan Kemenpora RI, Siapkan Olimpiade Robotika Indonesia 2026
- M. Rifa\'i: Idhul Kurban Landasi Semangat Kebersamaan dalam Kebhinekaan
- Bagikan Daging Kurban DPD Golkar Kabupaten Blitar Wujudkan Kegotongroyongan
Hadiri Milad PUI ke-108 di Majalengka, Kapolri Ingatkan Risiko Global dan Pentingnya Stabilitas Nasional

Keterangan Gambar : Kapolri Jendral Polisi, Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri Milad PUI ke-108 di Ponpes Asromo Majalengka
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Kapolri Jendral Polisi, Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa dinamika geopolitik dunia saat ini menunjukkan peningkatan eskalasi konflik yang semakin kompleks, mulai dari perang dagang hingga konflik bersenjata antarnegara.
Hal itu disampaikan saat menghadiri Milad ke-108 Persatuan Ummat Islam di Pondok Pesantren Asromo, Desa Pasirayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Senin (23/02/2026).
Menurutnya, berbagai ketegangan internasional seperti kebijakan Amerika Serikat terhadap Venezuela dan Iran, serta konflik di Gaza, Palestina, menjadi gambaran perubahan tatanan global yang tidak lagi hanya bertumpu pada kekuatan militer, tetapi juga pada aspek ekonomi dan informasi.
Baca Lainnya :
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- RSUD Majalengka Borong Penghargaan Nasional, Direktur Terbaik
- Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah
- BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta
- Eman Suherman Gegerkan Aula, Baznas Bangun Harapan Warga
Mengacu pada laporan risiko global (Global Risk Report), dalam dua tahun ke depan dunia diperkirakan menghadapi ancaman serius seperti konfrontasi geoekonomi, misinformasi dan disinformasi akibat perkembangan kecerdasan buatan (AI), serta meningkatnya polarisasi sosial dan politik.
"Perkembangan teknologi harus diantisipasi dengan penguatan literasi digital agar tidak dimanfaatkan untuk menyebarkan fitnah dan hoaks," ujarnya.
Di tengah ketidakpastian tersebut, Indonesia ditegaskan tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif. Sebagai negara non-blok, Indonesia tidak berpihak pada kekuatan besar mana pun, namun tetap aktif mendorong perdamaian dunia melalui penguatan diplomasi dan ketahanan ekonomi nasional.
Di akhir sambutannya, Kapolri menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap institusi Polri dalam menjalankan tugas di bawah kepemimpinan Presiden RI, serta menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir melayani masyarakat. ** (Agit)

















