Breaking News
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
Gubernur Jatim Instruksikan Produsen dan Distributor Segera Distribusikan Migor

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di Daerah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengintruksikan kepada distributor dan produsen minyak goreng segera menyalurkan minyak goreng ke pasar. Hal tersebut dikatakan saat memantau operasi pasar di Kantor Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda ) provinsi Jatim, jalan Imam Bonjol Kota Blitar. Minggu siang ( 27/02/22 ). "Kita harus Underline bersama diawali dari Bumi Bung Karno, kepada distributor agar segera mendistribusikan semua stok minyak yang ada, untuk menjaga keseimbangan dan kenyamanan masyarakat," ungkap Gubernur. Kebutuhan dasar minyak goreng untuk Jawa Timur disampaikan oleh Gubernur sebesar 59.000 ton per bulan, sebetulnya untuk Jawa Timur itu stok regional sebesar 63.000 ton, seharusnya Jatim Surplus 40 ribu ton. "Tapi apa yang terjadi, sejak tanggal 18 Februari yang lalu, masih belum bisa memenuhi tingkat kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, oleh karena itu kita menyeiringkan, antara penyampaian minyak goreng dengan zakat produktif untuk pelaku usaha ultra mikro, karena ini yang paling rentan jeratan rentenir dan pinjaman on line," tandasnya. Pada operasi pasar saat itu Bapenda Provinsi Jawa Timur menyiapkan 4000 liter minyak goreng, masyarakat membeli seharga Rp 25 ribu, dengan berat 2 liter untuk satu orang. Pada kesempatan tersebut Gubernur Jawa Timur sempat menyerahkan Zakat Produktif untuk Pelaku Usaha Mikro, menyerahkan santunan kepada Anak Yatim, selain itu juga penyerahan bantuan berupa modal usaha untuk 100 orang pelaku UKM dan bantuan sembako. (za/mp)


.jpg)





.jpg)







