- Geber Rock Dangdut Panggung Merdeka RW 5 Ajang Kreasi dan Uji Nyali
- Prabowo Resmi Tutup Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026-2031
- Pimpin IPERINDO, Anita Puji Utami Soroti PPN, PPh hingga Bunga Kredit Rendah untuk Galangan Kapal
- Bupati Majalengka Kucurkan Rp 7 Miliar, Jembatan Waringin Akhirnya Terwujud
- Tan Ngi Hing : Bazar Merdeka Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM RW 14 Karangtengah
- Ekspedisi Batas Negeri di Temajuk, 181 Meter Merah Putih Berkibar di Muka Indonesia
- HUT ke-41 Dufan Ancol Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Nikmati Wahana Gratis
- Dilepas ke 11 Negara, 4.021 Alumni LKP Siap Bersaing di Dunia Kerja Global
- PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum kepada Presiden, Persoalkan Pembatalan Lahan di Batam
- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
Geber Rock Dangdut Panggung Merdeka RW 5 Ajang Kreasi dan Uji Nyali

Keterangan Gambar : Poto Istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Gelar panggung hiburan sajikan rock dangdut Gajah Mada Rock Dangdut Merdeka RW 5 Ngrebo Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Sabtu (29/08/26) malam. Pentas spektakuler, kemeriahan bukan sekadar hiburan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. keseruan adu nyali olah vokal berebut Piala Bergilir Kecamatan Sananwetan.
Warga yang memiliki bakat tarik suara mendapatkan kesempatan tampil di hadapan masyarakat, sekaligus membawa nama lingkungan mereka dalam perebutan piala bergilir yang disiapkan Kecamatan Sananwetan.
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sananwetan, Suprabowo, mengatakan Piala Bergilir Kecamatan Sananwetan tersebut tidak hanya menjadi simbol penghargaan bagi pemenang.
Baca Lainnya :
- Geber Rock Dangdut Panggung Merdeka RW 5 Ajang Kreasi dan Uji Nyali
- Bupati Majalengka Kucurkan Rp 7 Miliar, Jembatan Waringin Akhirnya Terwujud
- Tan Ngi Hing : Bazar Merdeka Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM RW 14 Karangtengah
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
Menurutnya, kompetisi itu dirancang sebagai agenda tahunan yang digelar setiap bulan Agustus untuk menemukan bibit-bibit talenta bernyanyi dari tingkat RT.
“Piala tersebut akan dilombakan setiap bulan Agustus untuk mencari bibit talenta di tingkat RT,” ujar Suprabowo.
Masyarakat tidak hanya datang sebagai penonton, tetapi juga memiliki kesempatan untuk tampil, berkompetisi, sekaligus menunjukkan kemampuan yang selama ini mungkin hanya dikenal di lingkungan masing-masing.
Suasana kompetisi pun semakin meriah karena Panggung Merdeka RW 5 dikemas dengan tata panggung yang cukup profesional.
Panggung dilengkapi tata cahaya, sound system, hingga layar videotron sehingga penampilan para peserta terasa seperti berada di sebuah pertunjukan musik besar.
Di sela-sela penampilan peserta lomba bernyanyi, Gajah Mada Rock Dangdut turut menghidupkan suasana menghadirkan perpaduan musik rock dan dangdut khas Jawa Timuran yang langsung disambut antusias ratusan warga.
Panggung Merdeka pun berubah menjadi ruang pertemuan lintas generasi, dengan musik sebagai bahasa yang menyatukan warga.
Ketua RW 5 Lingkungan Ngrebo, Prawoto Sadewo, mengatakan penyelenggaraan kegiatan tersebut memang sengaja dibuat berbeda dari perayaan Agustusan pada umumnya.
Menurutnya, kemerdekaan tidak harus selalu dirayakan melalui seremoni formal.Justru, momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuka ruang bagi warga agar berani tampil dan menunjukkan kreativitasnya.
“Kami ingin mengubah stigma. Acara tingkat RW bukan berarti harus seadanya atau sekadar seremonial potong tumpeng dan kumpul-kumpul formal. Panggung Merdeka ini adalah hajatan dari warga dan untuk warga,” ujar Prawoto.
Ia menilai keberadaan lomba bernyanyi dalam perebutan Piala Bergilir Kecamatan Sananwetan menjadi bagian penting karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menemukan sekaligus mengembangkan potensi seni dari lingkungan paling bawah.
“Warga kami punya potensi seni yang luar biasa. Saat diberikan wadah panggung bertaraf profesional dengan lighting dan sound system yang mantap, energi dan semangat kemerdekaan itu benar-benar terasa membakar,” katanya.
Yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan tersebut mampu mempertemukan warga sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda maupun masyarakat umum untuk berkarya.
“Yang paling penting dari acara ini adalah kebersamaan. Di sini anak-anak, anak muda, orang tua, semuanya berkumpul dan menikmati acara bersama. Tidak ada sekat. Inilah salah satu bentuk persatuan yang ingin kami bangun,” jelasnya.
Kolaborasi dengan para talenta lokal yang disebut sebagai “Artis RW 5” membuat pertunjukan terasa semakin dekat dengan masyarakat.
Musisi asal Sidoarjo, Hans Markus, juga turut ambil bagian dalam kemeriahan panggung malam itu.
Perpaduan antara kompetisi bernyanyi dan hiburan musik tersebut membuat Panggung Merdeka memiliki dua wajah sekaligus.
Di satu sisi menjadi arena bagi warga untuk memperebutkan piala bergilir Kecamatan Sananwetan.
Di sisi lain, menjadi pesta rakyat yang mempertemukan masyarakat dalam suasana santai dan penuh kegembiraan.
Prawoto mengatakan seluruh rangkaian kegiatan tersebut juga tidak lepas dari semangat gotong royong warga.
Persiapan melibatkan pemuda, panitia, tokoh masyarakat, pelaku seni, hingga warga yang memberikan dukungan dalam berbagai bentuk.
“Saya atas nama pengurus RW 5 mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh warga dan semua pihak yang sudah membantu. Tanpa gotong royong, kekompakan, tenaga, pikiran, waktu, dan dukungan dari semuanya, acara sebesar ini tidak mungkin terlaksana,” pungkasnya.
Kemeriahan peringatan HUT RI ke-81 di RW 5 berlanjut pada Minggu (30/8/2026) pagi.
Warga kembali berkumpul dalam kegiatan jalan sehat yang juga diramaikan berbagai doorprize.
Jika malam sebelumnya masyarakat dipertemukan melalui lomba bernyanyi, musik Gajah Mada Rock Dangdut dan Panggung Merdeka, pagi harinya kebersamaan kembali dilanjutkan lewat aktivitas olahraga bersama.
Rangkaian kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Cobaliquid, HIA Event Production, PT Data Buana Nusantara, serta berbagai pihak dan warga yang ikut berkontribusi.
Pada akhirnya, Panggung Merdeka RW 5 bukan hanya soal panggung besar dan musik yang berdentum hingga malam. ( za/mp )






.jpg)





