- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
Gas 3Kg Di Tangerang Raya Banjir

Keterangan Gambar : Poto gas 3 kg
MEGAPOLITANPOS.COM, Tangerang - Gas melon 3 Kg di wilayah Tangerang Raya banjir, hal tersebut diakibatkan dengan banyak bermunculan agen-agen baru yang tidak terkendali. Sampai saat ini dari informasi yang didapat agen 3kg Tangerang Raya berjumlah 170 agen, dan kabarnya masih akan bertambah lagi. Sehingga hal ini secara otomatis menyebabkan penambahan kuota di wilayah Tangerang Raya.
Menurut salah satu pemilik agen LPG 3 Kg yang enggan di sebut namanya, Jumat (15/9) dan tergabung di DPC Hiswana Migas Tangerang Raya mengatakan, dari satu tahun yang lalu Hiswana Migas Tangerang Raya sudah memberikan surat kepada Pertamina yang dikoordinasikan juga dengan pihak Pemda dan ESDM Provinsi Banten.
"Isi surat tersebut adalah penghentian untuk ijin agen-agen baru di wilayah Tangerang Raya dikarenakan kondisi penyaluran sudah tidak kondusif over suplai," ujarnya.
Baca Lainnya :
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
Dia menambahkan, surat yang di layangkan Hiswana Migas Tangerang Raya sudah melalui kesepakatan dari seluruh agen Tangerang Raya dan di tanda tangani secara kolektif ( penolakan).
"Tapi pada kenyataannya pihak pertamina diduga tidak menghiraukan atau menanggapi surat tersebut. Padahal ini adalah barang subsidi untuk rakyat yang seharusnya tidak menghambur-hamburkan begitu saja," ungkapnya.
"Tentunya kami dan para agen se-Tangerang Raya juga kecewa kepada pihak-pihak yang membiarkan hal ini terjadi," tambahnya lagi.
Ia menambahkan, bahkan Pemda pun semua kecewa karena surat yang pernah dilayangkan tersebut juga tidak di tindak lanjuti.(Tim)

















