- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Hasil Sinergi, Maryono: Wujudkan Pemerataan & Infrastruktur Kian Dekat Warga .
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sidak Proyek Joko Pangon Ini Catatan Komisi III DPRD Kota Blitar.
- Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya.
- KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
- BNN RI dan Australian Federal Police Perkuat Kemitraan Brantas Jaringan Narkotika
- 638 Prajurit Satgas BGC TNI Konga 39-H MONUSCO Diberangkatkan Tugas Misi PBB ke Kongo
Gas 3Kg Di Tangerang Raya Banjir

Keterangan Gambar : Poto gas 3 kg
MEGAPOLITANPOS.COM, Tangerang - Gas melon 3 Kg di wilayah Tangerang Raya banjir, hal tersebut diakibatkan dengan banyak bermunculan agen-agen baru yang tidak terkendali. Sampai saat ini dari informasi yang didapat agen 3kg Tangerang Raya berjumlah 170 agen, dan kabarnya masih akan bertambah lagi. Sehingga hal ini secara otomatis menyebabkan penambahan kuota di wilayah Tangerang Raya.
Menurut salah satu pemilik agen LPG 3 Kg yang enggan di sebut namanya, Jumat (15/9) dan tergabung di DPC Hiswana Migas Tangerang Raya mengatakan, dari satu tahun yang lalu Hiswana Migas Tangerang Raya sudah memberikan surat kepada Pertamina yang dikoordinasikan juga dengan pihak Pemda dan ESDM Provinsi Banten.
"Isi surat tersebut adalah penghentian untuk ijin agen-agen baru di wilayah Tangerang Raya dikarenakan kondisi penyaluran sudah tidak kondusif over suplai," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
- JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota
- Iing Misbahuddin di Sadawangi, Kalimat Singkatnya Jadi Perhatian
- Anto Febrianto Gaspol! Pemuda Majalengka Diajak Jauhi Narkoba
Dia menambahkan, surat yang di layangkan Hiswana Migas Tangerang Raya sudah melalui kesepakatan dari seluruh agen Tangerang Raya dan di tanda tangani secara kolektif ( penolakan).
"Tapi pada kenyataannya pihak pertamina diduga tidak menghiraukan atau menanggapi surat tersebut. Padahal ini adalah barang subsidi untuk rakyat yang seharusnya tidak menghambur-hamburkan begitu saja," ungkapnya.
"Tentunya kami dan para agen se-Tangerang Raya juga kecewa kepada pihak-pihak yang membiarkan hal ini terjadi," tambahnya lagi.
Ia menambahkan, bahkan Pemda pun semua kecewa karena surat yang pernah dilayangkan tersebut juga tidak di tindak lanjuti.(Tim)







.jpg)



.jpg)




