- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
Dua Tokoh Penting Dorong Ormas Rakyat Djelata Bisa Membawa Perubahan Positif Blitar Raya

Keterangan Gambar : Pengukuhan & konsolidasi Ormas Radja (Rakyat Djelata) yang digelar di Bumdes Desa Karangsono Kecamatan Kanigoro, pada Minggu (04/12/22).
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Dalam upaya mewujudkan kemakmuran dan keselarasan masyarakat Blitar Raya, dua tokoh terkemuka di Blitar yakni Ketua Kadin Kabupaten Blitar Henrin Mulat Wiyati dan Rahmat Santoso Wakil Bupati Blitar, memberikan apresiasi yang sangat luar biasa atas pelaksanaan deklarasi forum rakyat bersatu di bawah naungan Ormas Radja (Rakyat Djelata), yang digelar di Bumdes Desa Karangsono Kecamatan Kanigoro, pada Minggu (04/12/22).
Menurut ketua panitia penyelenggara Susanto, pertemuan dengan tokoh masyarakat dan generasi muda Blitar Raya yang sekaligus deklarasi dan konsolidasi ini merupakan gagasan semua elemen yakni dari unsur media, kepala desa, tokoh, dan pemuda untuk mendapat rasa keadilan dan kesejahteraan.
"Kami ingin menjadikan Radja (Rakyat Djelata) sebagai wadah sosial untuk mengabdikan diri dan berkontribusi untuk masyarakat secara umum juga nusa dan bangsa," ungkapnya.
Baca Lainnya :
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
- Kapolri: Ziarah ke Makam Bung Karno Sebagai Bentuk Penajaman Presisi Polri
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
Selain itu, Rakyat Djelata (Radja) juga ingin membangun, menjalin, dan membina hubungan yang harmonis dengan seluruh warga masyarakat. Membangun relasi sesama masyarakat dengan melaksanakan dan mengoptimalkan kegiatan yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat.
"Dengan terbentuknya Ormas Radja kita bisa memberikan kontribusi untuk masyarakat daerah dan untuk negara. Berkontribusi sebagai wadah, penyalur aspirasi dan keluhan masyarakat yang mengedepankan asas gotong royong dan kompak," tuturnya.
Ketua Ormas Radja Tugas Nanggolo Yudho Dili Prasetiono, yang didaulat memotori gerbong Rakyat Djelata (Radja) menekankan, Ormas Radja memiliki konsep membangun kolaborasi yang utuh, dengan asas kemaslahatan umat yang berkeadilan sosial dan kemakmuran rakyat, dan bukan untuk kemakmuran golongan. Ormas Radja bergerak secara simultan dengan arah kebijakan pemerintah yang bisa menyejahterakan rakyat, dan akan kritis terhadap perilaku oknum pejabat birokrasi yang berperilaku menyimpang dari aturan perundang-undangan atau korupsi.

"Ormas Radja atau Rakyat DJelata berpedoman pada asas kebersamaan, gotong royong dan kesetaraan sosial dalam ikut mengawal kebijakan pemerintahan, serta memaksimalkan potensi yang ada di semua sektor, agar Radja mampu berkarya, mengabdi pada nusa bangsa," imbuhnya.
Di lain sisi, Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso S.H M.H, sangat mengapresiasi terbentuknya Ormas Rakyat Djelata. Dia berharap Ormas Radja bisa menjadi wahana kontrol sosial yang profesional, lebih elegan setiap akan menyampaikan pendapat terkait kebijakan, semua persoalan tidak harus disampaikan dengan cara demo.
"Saya ini bukan orang yang anti demo, namun jika ada persoalan kita lebih enak bicara dalam forum. Apa yang jadi masalah di lapangan bisa kita diskusikan untuk mencari jalan keluar yang terbaik," ungkap Rahmat.
Selain itu, masih ungkap Rahmat Santoso yang mengaku orang yang masih baru terjun di kancah politik, pihaknya mengajak semua elemen masyarakat tetap menjaga kekompakan.
"Beda pilihan dalam politik anggap hal yang biasa, namun tidak memutus silaturahmi. Walau dulu tidak memilih saya, rakyat butuh dibantu ya tetap akan saya bantu," tukasnya. (za/mp)
















