Breaking News
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
Driver Online Sambangi Dishub Sulsel, Eeng : Aplikasi Seperti Menindas Kami

MEGAPOLITANPOS.COM, Makassar-Driver online menjerit, Bagaimana tidak ditengah pandemi kebutuhan seakan mendesak ditambah lagi pihak aplikasi diduga tidak memperhatikan kesejahteraan dari pada mitra drivernya. sebagaimana yang dialami oleh para driver angkutan online. Jumat, (13/5/2022). Hal itulah yang mendasari seperti yang telah diberitakan sebelumnya dimana mereka (Driver Online) akan menggelar aksi demo besar-besaran jika permasalahan tersebut tidak mendapat respon dari pihak aplikator maupun pemerintah terkait. Menindaklanjuti hal tersebut. Beberapa Perwakilan ketua komunitas Driver taksi online mendatangi kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi selatan pada Selasa 10 Mei 2022. Untuk mempertanyakan progres tuntunan mereka, Diantaranya penyesuaian tarif dan Alokasi order. "Kedatangan Kami ke dishub provinsi Sulsel untuk mempertanyakan surat yang masuk sejak tanggal 12 Januari 2022 yang hingga kini belum mendapatkan respon," Ujar Eeng Kepada Pewarta Jum'at (13/5/2022). Dalam pertemuan tersebut pihaknya menyampaikan beberapa poin penting termasuk dalam penerapan permenhub 118 yang terkesan setengah hati yang nantinya bisa mendapat respon dari pihak aplikasi maupun pemerintahan "Saya dan rekan driver menuntut agar mekanisme penyesuaian tarif segera bergulir dan hilangkan sistem prioritas dan non prioritas serta alokasi order," Tambahnya. Lebih lanjut, Eeng mengatakan dimana terdapat perbedaan jarak kilometer jemputan ke lokasi antar penumpang dengan tarif dianggap tidak relevan. "Tak hanya itu para Driver taksi online tersebut juga menyayangkan adanya pembagian klasifikasi Order yang tidak merata yang dianggap adalah suatu penindasan bagi Kami." Tegas Eeng. Dimana dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Perhubungan melalui Ibu Sri Wahyuni Selaku Sekretaris Dishub didampingi oleh Anis Kepala Bidang Transportasi Darat Provinsi Sulsel Merespon baik kedatangan mereka. "Alhamdulillah sesuai hasil pertemuan kemarin dengan perwakilan Driver online. Maka Dishub akan menindaklanjuti dengan mengundang stakeholder terkait pada hari selasa 17 Mei mendatang", Ucap Sri Mulyani Kepada Awak Media Jum'at (13/5/2022). Ia juga mengatakan melalui kabid angkutan darat, Sesuai harapan teman driver online akan diakomodir dengan memanggil stakeholder untuk didudukkan bersama.Tauviq


.jpg)





.jpg)







