Breaking News
- Demi Keselamatan Siswa, DKI Jakarta Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh Mulai Besok
- PDI-P Soroti Pentingnya PAD sebagai Pilar Pembangunan Berkelanjutan
- PDI-P Dorong Pariwisata Lokal Diperkuat dengan Infrastruktur dan SDM
- PDI Perjuangan Minta Sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan Diperkuat
- Fraksi Demokrat Soroti Optimalisasi PAD dan Prioritas Belanja APBD 2026
- Fraksi Demokrat Sampaikan Pandangan Umum atas Perubahan APBD Barito Utara 2026
- Fraksi PKB Siap Bahas Raperda Perubahan APBD Barito Utara 2026
- Fraksi PKB Minta Perubahan APBD 2026 Perkuat Penanganan Karhutla
- PKB Minta Perubahan APBD Barito Utara 2026 Fokus pada Kebutuhan Masyarakat
- Bank Jakarta Raih Corporate Secretary Champion 2026
Driver Ojol Menagih Janji Payung Hukum

MEGAPOLITANPOS. COM (Jakarta) Hari ini, tanggal 5 Januari 2022, kaum ojek online (ojok) melakukan aksi menagih janji. Yaitu menagih janji ke Menteri Perhubungan yang sejak tiga tahun lalu berjanji mau memberi payung hukum terhadap ojol. Aksi menagih janji yang diprakarsai Paguyuban Transportasi Indonesia (Patra Indonesia) dan Laskar Malari ini berlangsung hari ini, Rabu (5/1/2022) di depan Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat. Aksi yang diikuti sekitar 5.000 orang itu berasal dari berbagai daerah. Ada yang beradal dari Lampung, Bali, Demak, Tegal, Karawang, Bandung, Banten dan Jabodetabek. "Perjuangan Laskar Malari bersama Patra Indonesia adalah perjuangan moral," kata Asen dari Patra Indonesia dalam orasinya di atas mobil komando. "Malari dan Patra bergerak bukan untuk cari muka atau cari kedudukan untuk diri sendiri." lanjutnya. Seterusnya, berikut ini iso orasi anggota Patra Indonesia, Asen Mulyanto. "Aksi Patra indonesia yang juga didukung puluhan komunitas ojol se-Jawa Bali dan Sumatra khususnya Lampung ini untuk menyuarakan jeritan dan tangis para ojol se-Indonesia," teriaknya. Di tempat yang sama Ketua Umum Patra Indonesia, Anton Yamin menyatakan, "Kita juga mempertanyakan kinerja Menteri Budi Karya Sumadi, mengapa payung hukum untuk ojol ini dibiarkan tidak ada? " kata Anton. "Hari ini kami menagih janji," tegasnya. (yes/Red/MP)
















