Breaking News
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
- Harlah ke 25, DPC Demokrat Kabupaten Blitar Pelopori Gerakan Indonesia Asri di Pantai Pasur
- PT. FAZ ANUGERAH NUSANTARA Dukung Program Cetak Sawah Nasional Lewat Pengadaan Pupuk dan Pestisida
- Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Digelar, Atlet Muda hingga Penyandang Disabilitas Siap Cetak Prestasi
DPRD Kota Tangerang Ajak Jangan Abai Prokes Dan Jangan Remehkan Omicorn

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mengajak masyarakat Kota Tangerang agar tetap taat protokol kesehatan (prokes) dan jangan abai terhadap pandemi Covid-19, terlebih saat ini muncul varian baru yaitu Omicron. Hal ini diungkapkan langsung oleh Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan kepada metrobanten.co.id di ruangannya, Senin (10/1/22). Namun, ia meminta masyarakat jangan takut berlebihan terhadap pandemi Covid-19 sehingga tidak berani beraktivitas. “Jangan abai, tetap jalankan prokes kesehatan dengan ketat. Jaga imun, banyak beristirahat dan berdoa,” ujar Tengku. “Saya minta masyarakat Kota Tangerang untuk tetap waspada terhadap kasus Omicron, karena jangan sampai kembali terjadi lonjakan kasus Covid-19,” ujarnya lagi. Tengku juga mengingatkan kepada masyarakat Kota Tangerang untuk tetap disiplin dan tidak lengah menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam setiap menjalani aktivitas. “Saya ingatkan protokol kesehatan tetap diperketat, jangan sampai lengah, karena saya mengamati masyarakat sudah mulai abai. Jadi, sekarang protokol kesehatan ini masih menjadi senjata utama dalam mencegah penularan Covid-19,” imbuhnya. Lebih lanjut, Tengku juga menuturkan, saat ini pembelajaran tatap muka (PTM) 100% sudah mulai di lakukan di sekolah-sekolah. Dia juga meminta para siswa dan guru di lingkungan sekolah untuk tetap ketat menerapkan protokol kesehatan. “Dinas kesehatan maupun dinas pendidikan, kami minta untuk terus meningkatkan monitoring dan pengawasannya,” pungkasnya.Jhn


.jpg)














