- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP
- BRI Life Gelar Pelepasan Tukik, Dukung Konservasi Penyu di Pantai Kuta Bali
DPR Mengingatkan PLN Jangan Mentang Mentang
Evaluasi kinerja atas kurangnya pasokan batubara ke PLN

MEGAPOLITANPOS.COM, DPR RI- Anggota Komisi VII DPR RI F-PKS Diah Nurwitasari mengatakan PLN Jangan Mentang Mentang. Saat mengevaluasi kinerja BUMN bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam, Kamis (11/08/22).
Katanya kekurangan pasokan batubara kepada PLN menjadi sorotan DPR RI karena selama ini sudah aturannya dengan DMO ialah aturan yang mewajibkan seluruh produsen Batubara untuk mengalokasikan sejumlah produksinya untuk kebutuhan dalam negeri (red).
" DMO yaitu para perusahaan batubara hasil produksinya 25% harus dijual ke PLN dengan harga 70 dollar per ton," tuturnya disampaikan di laman medsos DPR RI.
Kami harus menyampaikan sebagai BUMN betul membutuhkan pasokan batubara agar seluruh negeri bisa teraliri oleh listrik.
Tapi DPR mengingatkan PLN dalam tanda kutip, "jangan mentang mentang bahwa menjual atau mengurus sesuatu yang menjadi komoditas nasional yang dibutuhkan oleh masyarakat, lalu kinerjanya tidak diperbaiki,"pungkasnya.



.jpg)













