- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI
- Lomba Kreasi Layang - Layang Ajarkan Generasi Muda Produktif dan Lebih Berkegiatan Positif
- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
DKI Sabet 2 Emas, Akhiri Puasa Medali Emas Selama 20 Tahun Di Binaraga

Keterangan Gambar : Final Cabor Binaraga Di For Point Hotel, Medan, Sumut
MEDAN. MEGAPOLITANPOS.COM. DKI Jakarta mengakhiri puasa medali emasnya di cabor binaraga, setelah hari ini (11/9) 2 atlet binaraga DKI berhasil menyabet emas lewat Slamet Junaidi di kelas 60 kg dan Sahri pada kelas 70 kg. Slamet berhasil mengungguli Syamsul Bahri dari Banten dan Agung Wibowo dari Sumatera Utara.
Sementara Sahri unggul atas Panca Tri Anggono dari Jawa Timur dan Dody Armanda Putra dari Sumatera Utara.
Terakhir DKI Jakarta mendapat medali emas dari cabor binaraga tahun 2024 pada penyelenggaraan PON 2004 Palembang, Sumatera Selatan.
Baca Lainnya :
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Kementerian UMKM Perluas Pasar Pengusaha Kopi Terdampak Bencana Lewat ICX Medan
- Kementerian UMKM Dorong PRSU 2026 Jadi Pengungkit Pasar dan Kontrak Dagang UMKM
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
Pada penyenggaraan PON kali ini, DKI Jakarta menurunkan empat atlet. Selain Slamet dan Sahri, DKI Jakarta menerjunkan Rudi Rahmat Romadan di kelas 75 kg dan Didie Hermawan di kelas 80 kg, namun keduanya gagal menyumbang medali.

















