- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Konsultasi Publik Pelebaran Jalan Digelar, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
- Batara Expo 2026 Resmi Ditutup, Bupati Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Pelaku UMKM
- Bupati Barito Utara Apresiasi Dedikasi Polri pada Syukuran Hut ke 80 Bhayangkara Tingkat Kabupaten Barito Utara
- Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara, Nurul Anwar Apresiasi Pengabdian Polri pada Hari Bhayangkara ke-80
- Irjen Pol Wibowo Resmi Pimpin Korps Lalu Lintas Polri gantikan Irjen Agus Suryonugroho
- Hadiri Groundbreaking Lanjas, Hj Nety Herawati Harapkan Manfaat Besar bagi Warga
Difabel Shop, Ritel Modern Pertama yang Dikelola Penyandang Tuna Grahita di Jakarta

Keterangan Gambar : Toko Mandiri Indogrosir (TMI) kolaborasi Bank Jakarta dan Indogrosir yang diberi nama Difabel Shop resmi diresmikan sebagai ruang kemandirian dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Sebuah langkah inspiratif lahir di Jalan Mandor Hasan, Bambu Apus, Jakarta Timur. Toko Mandiri Indogrosir (TMI) kolaborasi Bank Jakarta dan Indogrosir yang diberi nama Difabel Shop resmi diresmikan sebagai ruang kemandirian dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas, khususnya tuna grahita.
Di balik hadirnya toko ini, ada sosok penuh kepedulian, Sukarmi Ningsih, seorang pegawai negeri sipil di Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta. Selama lebih dari 25 tahun tinggal di Bambu Apus, Sukarmi melihat langsung perjuangan komunitas difabel di lingkungannya. Dari kepedulian itu lahirlah gagasan TMI Difabel, bukan sekadar usaha ritel, tetapi juga sarana pembelajaran agar kaum difabel bisa mengelola usaha dan berkarya.
“Saya ingin menunjukkan bahwa difabel juga bisa berdiri di atas kaki sendiri, tidak hanya menunggu bantuan, namun bisa berkarya, mengelola usaha, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sukarmi penuh optimisme.
Baca Lainnya :
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Satpol PP Jaktim Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Sejumlah Ruas Jalan Utama
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Menkop Tekankan Pentingnya Kolaborasi lintas sektor Percepat Kemandirian Ekonomi Desa
TMI Difabel hadir berkat sinergi Indogrosir sebagai penyedia model usaha ritel, komunitas difabel sebagai pengelola, serta Bank Jakarta sebagai mitra layanan keuangan dan fasilitator digital. Difabel Shop juga ditunjuk sebagai Agen JakOne Abank, sehingga selain menjalankan usaha ritel, toko ini dapat melayani berbagai transaksi perbankan masyarakat sekitar, mulai dari setor-tarik tunai, pembayaran tagihan, hingga top up saldo.
Direktur Bisnis & Syariah Bank Jakarta, Dipo Nugroho, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan Bank Jakarta dalam membangun ekosistem UMKM yang inklusif dan berkeadilan.
“Bank Jakarta percaya bahwa pembangunan ekonomi harus bersifat inklusif. Dukungan kami terhadap TMI Difabel adalah komitmen nyata untuk memperluas akses layanan keuangan, sekaligus membangun ekosistem UMKM yang merata,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, yang menegaskan bahwa peran bank daerah tidak hanya pada aspek finansial, tetapi juga sosial.
“Melalui TMI Difabel, Bank Jakarta aktif mendukung pemberdayaan kelompok difabel agar dapat tumbuh bersama dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang maju, modern, dan berkeadilan,” tuturnya.
Dengan hadirnya TMI Difabel, jalan kemandirian komunitas difabel kian terbuka lebar. Tak hanya sekadar toko, namun juga simbol perjuangan, inklusi, dan keberanian untuk berdiri sejajar dengan masyarakat lain.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)














