- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Difabel Shop, Ritel Modern Pertama yang Dikelola Penyandang Tuna Grahita di Jakarta

Keterangan Gambar : Toko Mandiri Indogrosir (TMI) kolaborasi Bank Jakarta dan Indogrosir yang diberi nama Difabel Shop resmi diresmikan sebagai ruang kemandirian dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Sebuah langkah inspiratif lahir di Jalan Mandor Hasan, Bambu Apus, Jakarta Timur. Toko Mandiri Indogrosir (TMI) kolaborasi Bank Jakarta dan Indogrosir yang diberi nama Difabel Shop resmi diresmikan sebagai ruang kemandirian dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas, khususnya tuna grahita.
Di balik hadirnya toko ini, ada sosok penuh kepedulian, Sukarmi Ningsih, seorang pegawai negeri sipil di Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta. Selama lebih dari 25 tahun tinggal di Bambu Apus, Sukarmi melihat langsung perjuangan komunitas difabel di lingkungannya. Dari kepedulian itu lahirlah gagasan TMI Difabel, bukan sekadar usaha ritel, tetapi juga sarana pembelajaran agar kaum difabel bisa mengelola usaha dan berkarya.
“Saya ingin menunjukkan bahwa difabel juga bisa berdiri di atas kaki sendiri, tidak hanya menunggu bantuan, namun bisa berkarya, mengelola usaha, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sukarmi penuh optimisme.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Menkop Dorong UNITA Jadi Pusat Pengembangan SDM dan Ekonomi Berbasis Koperasi
- Bank Jakarta Buka Peluang Duplikasi Program CSR Biodigester di Seluruh Wilayah
- Pansus CSR DPRD DKI Apresiasi Program CSR Biodigester Sampah Organik Komunal Bank Jakarta, Ubah Sampah Jadi Energi Biogas
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
TMI Difabel hadir berkat sinergi Indogrosir sebagai penyedia model usaha ritel, komunitas difabel sebagai pengelola, serta Bank Jakarta sebagai mitra layanan keuangan dan fasilitator digital. Difabel Shop juga ditunjuk sebagai Agen JakOne Abank, sehingga selain menjalankan usaha ritel, toko ini dapat melayani berbagai transaksi perbankan masyarakat sekitar, mulai dari setor-tarik tunai, pembayaran tagihan, hingga top up saldo.
Direktur Bisnis & Syariah Bank Jakarta, Dipo Nugroho, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan Bank Jakarta dalam membangun ekosistem UMKM yang inklusif dan berkeadilan.
“Bank Jakarta percaya bahwa pembangunan ekonomi harus bersifat inklusif. Dukungan kami terhadap TMI Difabel adalah komitmen nyata untuk memperluas akses layanan keuangan, sekaligus membangun ekosistem UMKM yang merata,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, yang menegaskan bahwa peran bank daerah tidak hanya pada aspek finansial, tetapi juga sosial.
“Melalui TMI Difabel, Bank Jakarta aktif mendukung pemberdayaan kelompok difabel agar dapat tumbuh bersama dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang maju, modern, dan berkeadilan,” tuturnya.
Dengan hadirnya TMI Difabel, jalan kemandirian komunitas difabel kian terbuka lebar. Tak hanya sekadar toko, namun juga simbol perjuangan, inklusi, dan keberanian untuk berdiri sejajar dengan masyarakat lain.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)












