Breaking News
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
Diduga Stres, Seorang Pria di Majalengka Nekad Datangi Bank Bawa Bom Mainan

MEGAPOLITANPOS.COM, Majalengka - Seorang pria asal Desa Balagedog Sindangwangi Majalengka nekad melakukan pengancaman terhadap pegawai bank yang diduga bom, terjadi disalah satu bank unit BRI di Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Senin, Sore hari (23/05/2022) Atas kejadian tersebut warga sekitar ramai memadati lokasi untuk menyaksikan secara langsung proses penangkapan dan mengamankan pelaku. Adapun ciri pelaku sendiri berkacamata, menggenakan topi hitam, jaket, kaos putih, menggendol tas dan celana pendek dengan mengenakan bom. Guna menghindari hal yang tidak diharapkan dirinya langsung diamankan warga dan petugas Satuan Keamanan (Satpam) hingga di ikat dengan tali rapia di lapangan gawang sepak bola. Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi mengungkapkan terjadi sekira pukul 15.30 WIB. Identitas pelaku bernama DD, kronologis kejadian dirinya masuk ke Unit BRI Leuwimunding menemui teler bank sambil berkata saya minta uang 30 juta selanjutnya dijawab oleh Sita (Teler) bapak mau nabung atau mau ngambil uang. Pelaku kembali berkata saya minta uang 30 juta sambil menunjukan tabung kecil berkabel mirip bom. "Kami sangat mengapresiasi warga juga pihak pengamanan setempat hingga berhasil mengamankan pelaku, disini saya menegaskan bahwa barang yang diduga bom itu adalah sebuah mainan," katanya. Kapolres menambahkan bahwa pelaku tidak berhasil mendapatkan sejumlah uang yang diminta, untuk motif yang dilakukan oleh pelaku akan ditindaklanjuti. "Sementara dari hasil keterangan yang didapat, pelaku diketahui berasal dari warga Desa Balagedog Sindangwangi tersebut mengalami stres gangguan kejiwaan dilatar belakangi faktor ekonomi," tutupnya. ** (Agit)


.jpg)














