Diduga limbah B3 Dari Peleburan Baja, Di Buang Sembarang
Di Buang Sembarang

By Sarinan MP 13 Jan 2026, 00:25:45 WIB Tangerang Kabupaten
Diduga limbah B3 Dari Peleburan Baja, Di Buang Sembarang

Keterangan Gambar : Di Duga limbah B3 yang di buang sembarang


Megapolitanpos.com, Kabupaten Tangerang - Slag atau terak merupakan salah satu jenis limbah industri dalam proses produksi logam, khususnya pemisahan mineral dan logam yang tidak diinginkan dari bijih. Umumnya, proses dari pembentukan melibatkan pemanasan bijih logam bersama dengan bahan tambahan lain seperti batu kapur dalam tungku peleburan. Kemudian, logam yang diinginkan dilepaskan, sedangkan komponen lain bereaksi membentuk terak pada permukaan cairan baja dan memiliki bentuk butiran halus sampai dengan balok keras yang keras dan mengandung logam berat yang tinggi.

Steel Slag: berasal dari proses pembuatan baja

Copper Slag: berasal atau bersumber dari proses bijih tembaga

Baca Lainnya :

Blast Furnance Slag (BFS): dihasilkan dari pembuatan besi dalam tungku peleburan (blast furnace)

Nickel Slag: berasal dari industri pengolahan nikel dan mengandung berbagai logam diantaranya termasuk nikel dan besi yang menghasilkan limbah B3 yang tidak boleh di Buang sembarangan yang akan merusak lingkungan.

Seperti yang di temukan di Jalan Gotong Royong Bumi Indah Tahap V Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, yang Diduga limbah B3 hasil peleburan Baja Lonteng terlihat di hampar untuk pemadatan jalan.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) DLHK Kabupaten Tangerang, Sandi Nugraha, saat di hubungi melalui Whasupnya, Senin (12/1/2026) menyampaikan, jika memang itu limbah B3 yang di buang tersebut tentu sangat berbahaya.

"Bahaya yang perlu diperhatikan agar tidak mencemari lingkungan dan kesehatan manusia diantaranya,

Kontaminasi tanah dan air karena mengandung logam berat,

Pencemaran udara yang bersumber dari emisi dan debu proses produksi,

Efek terhadap kesehatan organ tubuh manusia seperti hati, ginjal, atau sistem saraf lainnya

Reaktivitas kimia dapat berpotensi meles senyawa atau gas beracun yang dapat membahayakan lingkungan," ujarnya.

Sandi juga menambahkan, memang bener ada yang masuk kategori limbah B3 dan Non B3, namun jikalau slag kategori limbah non B3 cuma tetep kalau mau dimanfaatin harus ada izin.




  • Kantah Kabupaten Tangerang Salurkan UGK Untuk Pembangunan KSCS, Dukung Manfaat Air Baku bagi Masyarakat

    🕔12:09:49, 31 Okt 2026
  • Moderasi Beragama Dan Ekoteologi Jadi Bekal PPPK, Kamenag Layani Masyarakat.

    🕔22:28:18, 23 Okt 2026
  • Puncak Hari Santri Nasional 2026 di Kab Tangerang Berlangsung Meriah.

    🕔22:44:51, 22 Okt 2026
  • Pihak Panti Pijat Mawar Bodas Meminta Maaf Catut Nama Jaksa Kejari Kota Tangerang

    🕔16:55:42, 21 Okt 2026
  • Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.

    🕔19:41:25, 20 Okt 2026