- Bukti Peran Aktif Babinsa dan Komduk, Patroli Malam Wujudkan Lingkungan Aman.
- Pemkot Tangerang Wisuda 405 Siswa Sekolah Lansia Angkatan Kedua, Dorong Lansia Mandiri dan Berprestasi.
- Shalahuddin Tegaskan Pendataan dan Verifikasi Pelebaran Jalan Dilakukan Secara Cermat
- Pemkab Barito Utara Percepat Pelebaran Ruas Jalan Dalam Kota Muara Teweh
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Wamen UMKM: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Cetak Wirausaha Baru
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Hari Pramuka ke-65, Dandim 0506/Tgr Hadiri Upacara Kwarcab Tangsel.
- Jaga Jakarta On The Spot, Babinsa-Bhabinkamtibmas Bagikan Sembako kepada Warga.
Di hadapan Para Pelaku UMKM, Anis tekankan Pentingnya Literasi Keuangan Melalui Lembaga Legal

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Hasil Survei Nasional Literasi Keuangan [SNLIK] 2022 menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68 persen, naik dibanding tahun 2019 yang hanya 38,03 persen. Sementara indeks inklusi keuangan tahun ini mencapai 85,10 persen, meningkat dibanding periode SNLIK sebelumnya di tahun 2019 yaitu 76,19 persen.
Hal tersebut menunjukkan gap antara tingkat literasi dan tingkat inklusi semakin menurun, dari 38,16 persen di tahun 2019 menjadi 35,42 persen di tahun 2022. Demikian disampaikan Ketua Dewan Pengurus Pusat [DPP] PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan, Anis Byarwati dalam sambutannya pada kegiatan Penyuluhan Jasa Keuangan dengan tema Urgensi Literasi dan Inklusi Keuangan yang dihadiri oleh 120 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah [UMKM] se Jakarta Timur, Sabtu 12 Agustus 2023.
Menurutnya, minimnya literasi keuangan bagi masyarakat terutama para pelaku UMKM dapat menyebabkan terjerat kasus pinjaman online [pinjol]. Maka penyuluhan dengan menghadirkan narasumber yang expert dibidangnya menjadi penting, agar dapat memberikan penjelasan secara gamblang dan masyarakat bisa memahami dengan lebih baik.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Kementerian UMKM Buka Akses Startup Indonesia ke Investasi Global
- Menkop: Percepatan Operasional KDKMP Di Toba Prioritaskan Ekonomi Lokal
- Menkop Dorong UNITA Jadi Pusat Pengembangan SDM dan Ekonomi Berbasis Koperasi
- Gusmardi Bustami: Dari Order Menjadi Ekspor Nyata, Tantangan UKM Indonesia
Anggota Legislatif [ALEG] dari Daerah Pemilihan [DAPIL] DKI Jakarta 1 Jakarta Timur ini menekankan urgensi peningkatan kualitas Literasi Keuangan terkait dengan pegelolaan keuangan, tabungan dan infestasi yang langsung berkenaan dengan masyarakat. “Hal tersebut akan meningkatkan jumlah pengguna produk dan layanan jasa keuangan yang benar melalui lembaga legal, sehingga masyarakat terhindar dari akses keuangan illegal,” pungkasnya.
Reporter: Achmad Sholeh.










.jpg)





