Breaking News
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
- Harlah ke 25, DPC Demokrat Kabupaten Blitar Pelopori Gerakan Indonesia Asri di Pantai Pasur
- PT. FAZ ANUGERAH NUSANTARA Dukung Program Cetak Sawah Nasional Lewat Pengadaan Pupuk dan Pestisida
- Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Digelar, Atlet Muda hingga Penyandang Disabilitas Siap Cetak Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Kopassus
Desa Karangsono Terima Program Kota Tanpa Kumuh "KOTAKU" Senilai Rp1 Milyar, ini Harapannya

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Untuk mendukung program Daerah seperti Kota Bebas Kumuh (Kotaku), perlu ditunjang dengan sarana dan prasarana lingkungan yang mendukung, seperti sarana prasarana fisik yang memadai, dari anggaran pusat maupun Provinsi, sejalan dengan Program Kotaku ada 3 Kecamatan yang telah direalisasikan yakni Kecamatan Srengat, Wlingi dan Kecamatan Kanigoro yang diterimakan di Desa Karangsono. Dari total anggaran yang diajukan tahun ini Pemprov Jatim melalui Dinas Perkim Kabupaten Blitar, dan tahun ini turun 1 milyar rupiah. Hal ini disampaikan oleh Tugas Nanggolo Yudho Dili Prasetiono kepada wartawan Pada Rabu (22/12/21). Acara penyerahan program Kotaku secara resmi dihadiri oleh Bupati Blitar, H.Rini Syarifah. Bupati Blitar yang didampingi pejabat teras dan kepala OPD terkait dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Blitar akan selalu mendukung pelaksanaan program Kotaku mulai dari tingkat pemerintah desa / kelurahan sampai tingkat Pemerintah Kabupaten. Serta dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan program penanganan permukiman kumuh di Kabupaten Blitar. "Untuk itu saya berpesan, apa yang telah dikerjakan ini dapat dipelihara dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, sehingga mendukung terwujudnya Kabupaten Blitar yang mandiri dan sejahtera berlandaskan akhlak mulia, baldatun, toyibatun warobun ghofur," kata Rini. Selain itu orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menyampaikan apresiasi, baik secara pribadi dan juga atas nama Pemerintah Kabupaten Blitar kepada BPPW Jawa Timur dan seluruh stakeholder yang terlibat atas terlaksananya Program Kotaku yang ada di Desa Karangsono di Tahun 2021. "Program Kotaku sangat relevan dengan harapan masyarakat, khususnya dalam mengurangi wilayah permukiman kumuh. Setiap Program dari pusat, akan selalu diikuti oleh kegiatan monitoring dan evaluasi, termasuk audit oleh BPKP, untuk itu kepada BKM , KSM dan pendamping di lapangan agar tetap dapat melaksanakannya dengan penuh rasa tanggung jawab," tandasnya Dilain pihak Kepala Desa Karangsono Tugas Nanggolo Yudho menyebutkan, salah satu bentuk dukungan untuk terwujudnya harapan program Kotaku ( Kota Bebas Kumuh. Red ), dengan sarana dan prasarana ini Pemerintah dan masyarakat Desa Karangsono mengucapkan terima kasih atas terealisasinya program Kotaku yang diajukan Pemdes setempat. KSM lestari dan BSM Berseri final dilaksankan beberapa bulan lalu, kami mengajukan 30 M untuk kegiatan secara menyeluruh di Desa Karangdono, tapi saat ini masih terealisasi Rp.1 M untuk 2 Rt, dan kami berharap program ini terus berjalan,"kata tugas. (za/mp)


.jpg)














