Breaking News
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
Datangi Warga Jalan Raden Ismail Cideng, Sudin Dukcapil Gelar Layanan Jemput Bola

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta Pusat-Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Kota Administrasi Jakarta Pusat mengadakan layanan jemput bola penyesuaian dokumen kependudukan bagi warga yang mengalami penggantian nama jalan di wilayah RT11/RW 04 Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Senin(4/7). Lokasi ini terdampak perubahan dari Jalan Buntu (Jalan Biak A) menjadi Jalan Raden Ismail. Kepala Sudin Dukcapil, Rosyik Muhammad mengatakan megapolitanpos, dari delapan lokasi jalan yang namanya diubah terdapat empat jalan yang dihuni warga seperti Tanah Tinggi, Cikini, Senen dan Cideng. "Ada 654 warga yang akan kita ganti KTP, KK dan KIA, kita bertahap, mulai hari ini dan besok kita tuntaskan di Cideng lalu berpindah ke lokasi lainnya," katanya. Rosyik menjelaskan dalam layanan ini warga tidak harus mendaftar ke kelurahan atau PTSP karena para petugas telah membawa dokumen kependudukan yang telah selesai. "Kita door to door langsung menyerahkan, KTPnya kita tukar dengan yang baru, jadi tidak perlu takut harus mengurus lagi kelurahan, semua prosesnya gratis," jelasnya. Sementara itu Ketua RW 04 Kelurahan Cideng Tabrani mengungkapkan pihaknya telah memberikan sosialisasi dan informasi terkait perubahan nama jalan dari Jalan Biak A menjadi Jalan Raden Ismail terhadap warga di RT 11 ini. "Ada delapan KK dan berdasarkan KTP nya kira-kira ada 21 sudah kita sosialisasikan door to door," ungkapnya. Menurutnya perubahan jalan yang menggunakan nama-nama tokoh Betawi Raden Ismail ini membuat nama jalannya menjadi lebih bagus. "Saya tidak masalah karena namanya jadi lebih bagus dan mudah-mudahan dengan perubahan nama jalan ini bisa memudahkan menuju kesini," tandasnya.(Ronald)


.jpg)




.jpg)



.jpg)




