Breaking News
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
Datangi Warga Jalan Raden Ismail Cideng, Sudin Dukcapil Gelar Layanan Jemput Bola

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta Pusat-Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Kota Administrasi Jakarta Pusat mengadakan layanan jemput bola penyesuaian dokumen kependudukan bagi warga yang mengalami penggantian nama jalan di wilayah RT11/RW 04 Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Senin(4/7). Lokasi ini terdampak perubahan dari Jalan Buntu (Jalan Biak A) menjadi Jalan Raden Ismail. Kepala Sudin Dukcapil, Rosyik Muhammad mengatakan megapolitanpos, dari delapan lokasi jalan yang namanya diubah terdapat empat jalan yang dihuni warga seperti Tanah Tinggi, Cikini, Senen dan Cideng. "Ada 654 warga yang akan kita ganti KTP, KK dan KIA, kita bertahap, mulai hari ini dan besok kita tuntaskan di Cideng lalu berpindah ke lokasi lainnya," katanya. Rosyik menjelaskan dalam layanan ini warga tidak harus mendaftar ke kelurahan atau PTSP karena para petugas telah membawa dokumen kependudukan yang telah selesai. "Kita door to door langsung menyerahkan, KTPnya kita tukar dengan yang baru, jadi tidak perlu takut harus mengurus lagi kelurahan, semua prosesnya gratis," jelasnya. Sementara itu Ketua RW 04 Kelurahan Cideng Tabrani mengungkapkan pihaknya telah memberikan sosialisasi dan informasi terkait perubahan nama jalan dari Jalan Biak A menjadi Jalan Raden Ismail terhadap warga di RT 11 ini. "Ada delapan KK dan berdasarkan KTP nya kira-kira ada 21 sudah kita sosialisasikan door to door," ungkapnya. Menurutnya perubahan jalan yang menggunakan nama-nama tokoh Betawi Raden Ismail ini membuat nama jalannya menjadi lebih bagus. "Saya tidak masalah karena namanya jadi lebih bagus dan mudah-mudahan dengan perubahan nama jalan ini bisa memudahkan menuju kesini," tandasnya.(Ronald)


.jpg)














