- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
- Kapolda Metro Cek Pos Pengamanan Cikunir dan Pastikan Arus Mudik Lebaran 2026 Aman, Lancar
- IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat
- Robotika untuk Negeri Menyapa Nias: PRSI Sumut Gelar Program Edukasi Teknologi di Gunungsitoli
- Lewat Robotika untuk Negeri, PRSI Sasar Sekolah hingga Pesantren
- PRSI Babel Gelar Fun Match Robot Soccer Saat Ngabuburit Komunitas
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
Datangi KPK, LSAK Sebut Menteri UMKM Maman Sosok Pejabat yang Bertanggungjawab

Keterangan Gambar : Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman saat menyambangi KPK beberapa waktu lalu.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Peneliti Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK), Ahmad A. Hariri, menilai bahwa Menteri UMKM Maman Abdurrahman adalah sosok pejabat yang bertanggung jawab.
Hal itu disampaikan Hariri saat menanggapi kedatangan Menteri UMKM Maman Abdurrahman ke KPK dalam rangka memberikan klarifikasi terkait isu seputar istrinya yang melakukan perjalanan ke luar negeri.
“Kedatangan Menteri UMKM Maman Abdurrahman ke KPK menunjukkan pertanggungjawaban pejabat terhadap tindakannya. Oleh karena itu, klarifikasi Menteri Maman penting untuk menelaah permasalahan ini lebih komprehensif dari sekedar gorengan isu yang beredar di media,” ungkapnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu 9 Juli 2025.
Baca Lainnya :
- Diskusi UMKM: KUR Meningkat, Tapi Produk Impor dan Biaya Platform Digital Jadi Tantangan
- Kementerian ATR/BPN Sosialisasikan Hasil SPI KPK 2025 ke Jajaran untuk Peningkatan Kualitas Layanan dan Tata Kelola Pertanahan
- Kementerian UMKM Dukung BKPM Percepat Legalitas Usaha Mikro
- Percepat Akses Pembiayaan UMKM Sumut, Kementerian UMKM Gelar Akad Massal KUR
- Menteri UMKM: Penindakan Impor Ilegal Perkuat Perlindungan dan Daya Saing UMKM
Hariri menyampaikan, apa yang dilakukan Menteri UMKM tersebut layaknya menjadi contoh positif bagi para pejabat lainnya.
“Ya patut ditiru oleh pejabat negara lain, jadi tidak perlu menunggu untuk dipanggil, gerak cepat dan sigap dalam memberikan klarifikasi,” ujarnya.
Hariri mengatakan, kedatangan Menteri UMKM ke KPK merupakan bentuk ketaatan dan kepatuhan terhadap hukum.
“Kehadiran Menteri UMKM ke KPK sebagai bentuk pertanggungjawaban moralitas pejabat publik, terkait integritas dan transparansi,” katanya.
Sebelumnya, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyebut bahwa kedatangannya ke KPK selain untuk mengklarifikasi, juga sekaligus menjaga kehormatan istrinya, Tina Astari.
Sebagaimana diketahui, Tina Astari menjadi sorotan buntut beredarnya surat Kementerian UMKM yang diduga meminta dukungan dan pendampingan untuknya selaku istri dari Menteri UMKM ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (Kedubes RI) di sejumlah negara Eropa.
Untuk itu, pada Jumat 4 Juli 2025, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyambangi KPK untuk memberikan klarifikasi terkait isu tersebut.
Maman menegaskan bahwa perjalanan istrinya ke Eropa, sama sekali tidak difasilitasi negara. Perjalanan istrinya yakni untuk mendampingi anak mereka yang mengikuti perlombaan bersama 27 pelajar lainnya.
Soal surat Kementerian UMKM yang beredar di media sosial, Maman mengaku tidak mengetahuinya.[Reporter: Achmad Sholeh Alek].

















