- Ditbinmas Polda Metro Perkuat Sinergi Jaga Jakarta Bareng Ormas
- KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Kemitraan UMKM dan Rantai Pasok Nasional
- Lala Sunara Resmi Pimpin KONI, Target Porprov Jadi Prioritas
- PTPN III dan Baharkam Polri Resmi Kerja Sama, Pengamanan Aset Strategis Negara Diperkuat
- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
- Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institute: Kemerdekaan Pers Indonesia Bukan Lagi Sensor Negara, Tapi Tekanan Ekonomi
- Sinergi Fiskal Moneter: Arah Baru Industri Jasa Keuangan
- Bupati Majalengka Ultimatum KONI Majalengka: Saatnya Bangkit Raih Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
Datangi KPK, LSAK Sebut Menteri UMKM Maman Sosok Pejabat yang Bertanggungjawab

Keterangan Gambar : Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman saat menyambangi KPK beberapa waktu lalu.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Peneliti Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK), Ahmad A. Hariri, menilai bahwa Menteri UMKM Maman Abdurrahman adalah sosok pejabat yang bertanggung jawab.
Hal itu disampaikan Hariri saat menanggapi kedatangan Menteri UMKM Maman Abdurrahman ke KPK dalam rangka memberikan klarifikasi terkait isu seputar istrinya yang melakukan perjalanan ke luar negeri.
“Kedatangan Menteri UMKM Maman Abdurrahman ke KPK menunjukkan pertanggungjawaban pejabat terhadap tindakannya. Oleh karena itu, klarifikasi Menteri Maman penting untuk menelaah permasalahan ini lebih komprehensif dari sekedar gorengan isu yang beredar di media,” ungkapnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu 9 Juli 2025.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- Pemerintah Tetapkan Pengemudi Ojol Roda Dua sebagai UMKM
- Transformasi Digital UMKM Dipercepat, Kementerian UMKM Integrasikan Layanan Lewat SAPA UMKM
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- Menteri UMKM Apresiasi KURDA Bunga 0 Persen untuk Pengusaha UMKM Sragen
Hariri menyampaikan, apa yang dilakukan Menteri UMKM tersebut layaknya menjadi contoh positif bagi para pejabat lainnya.
“Ya patut ditiru oleh pejabat negara lain, jadi tidak perlu menunggu untuk dipanggil, gerak cepat dan sigap dalam memberikan klarifikasi,” ujarnya.
Hariri mengatakan, kedatangan Menteri UMKM ke KPK merupakan bentuk ketaatan dan kepatuhan terhadap hukum.
“Kehadiran Menteri UMKM ke KPK sebagai bentuk pertanggungjawaban moralitas pejabat publik, terkait integritas dan transparansi,” katanya.
Sebelumnya, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyebut bahwa kedatangannya ke KPK selain untuk mengklarifikasi, juga sekaligus menjaga kehormatan istrinya, Tina Astari.
Sebagaimana diketahui, Tina Astari menjadi sorotan buntut beredarnya surat Kementerian UMKM yang diduga meminta dukungan dan pendampingan untuknya selaku istri dari Menteri UMKM ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (Kedubes RI) di sejumlah negara Eropa.
Untuk itu, pada Jumat 4 Juli 2025, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyambangi KPK untuk memberikan klarifikasi terkait isu tersebut.
Maman menegaskan bahwa perjalanan istrinya ke Eropa, sama sekali tidak difasilitasi negara. Perjalanan istrinya yakni untuk mendampingi anak mereka yang mengikuti perlombaan bersama 27 pelajar lainnya.
Soal surat Kementerian UMKM yang beredar di media sosial, Maman mengaku tidak mengetahuinya.[Reporter: Achmad Sholeh Alek].
















