Breaking News
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
DASHAT dan BAST Dua Gerakan Penanggulangan Stunting di Murung Raya

MEGAPOLITANPOS.COM, Murung Raya-DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) dan BAST (Bapak Asuh Anak Stunting) merupakan dua program yang digencarkan oleh Tim Terpadu Penanggulangan Stunting wilayah Kabupaten Murung Raya saat ini. Dua program ini merupakan gerakan gotong royong antara mitra pemerintah, pihak swasta dan masyarakat serta perorangan dalam rangka menurunkan angka stunting yang terbilang cukup tinggi saat ini di kabupaten yang berjuluk “Tana Malai Tolung Lingu” ini. Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor, S. Sos mengatakan, kedua gerakan tersebut sifatnya mengkampanyekan perubahan prilaku masyarakat, dengan memberikan pemahaman dan penyadaran kepada orangtua yang akan ataupun telah memiliki balita, agar lebih focus kepada pemenuhan gizi anak. “Setiap orangtua wajib memperhatikan asupan gizi bagi ibu hamil maupun balita, di DASHAT setiap 15 desa yang merupakan lokus stunting wajib aktif dan wajib dukung oleh pemerintah desanya baik dalam bentuk tenaga dan dana khususnya,” kata Rejikinoor saat di wawancarai awak media usai membuka kegiatan Audit Kasus Stunting di Aula Gedung B Kantor Bupati Mura, Rabu (29/6/2022). Salah satu contoh kemajuan positif dari gerakan DASHAT ini, seperti di wilayah Kecamatan Murung yaitu Desa Mangkahui dan Desa Panuut selama kurun waktu 8 (delapan) minggu terakhir kedua desa ini berhasil meloloskan sebanyak 16 (enam belas) orang anak dari ancaman stunting. “Kegiatan ini terbukti mampu mengubah pola pikir para orangtua dalam pola asuh dan pemberian nutrisi yang bergizi, seimbang dan beragam. Sehingga sangat perlu di dukung penuh oleh semua pihak terkait,” ungkap Wakil Bupati lagi. “Intervensi dari pemerintah melalui keputusan bupati terus kita kuatkan dan tingkatkan melalui dinas terkait, salah satunya menyiapkan dana untuk Rumah Gizi atau DASHAT,” tandasnya. (Aseng Mura)


.jpg)














