- PWHI Pertanyakan Anggaran Pembelian Kamera, Camat Karang Tengah Bungkam
- Dari Jember ke Eropa, PTPN I Kembangkan Tembakau Kelas Dunia
- Perkuat Produk Hukum Daerah, DPRD Barito Utara Sinkronkan Raperda Inisiatif
- 127 Kasus Kejahatan Jalanan 3C di Wilkum Polda Metro Berhasil Diungkap, 173 Pelaku Ditangkap
- PRSI Babel Sukses Ramaikan Festival Semarak Ekraf Lewat Bangka Robotic Competition 2026
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Dukungan terhadap Proses Hukum Kasus di Kantah Kota Serang
- Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI, Menteri Nusron: Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara
- Klarifikasi Terkait Viral Harga Tabung Gas 3 Kg di Koperasi Merah Putih Ciakar, Tangerang Banten
- Belum Ada Kepastian, PT Aditya Laksana Sejahtera Minta OJK Perjelas Jadwal Mediasi
- Menteri Maman: SAPA UMKM Ubah Data Statis Jadi Kebijakan Tepat Sasaran
Dari Jember ke Eropa, PTPN I Kembangkan Tembakau Kelas Dunia

Keterangan Gambar : Tembakau Jember Bangkit, PTPN I Garap 400 Hektare untuk Pasar Cerutu Dunia
MEGAPOLITANPOS.COM, Jember, Jatim, – Kebangkitan tembakau cerutu premium asal Jember mulai menunjukkan langkah nyata. PTPN I (Persero) resmi melakukan penanaman perdana tembakau bawah naungan (TBN) di kawasan Ajung Gayasan, Kecamatan Ajung, Jember, Jawa Timur, Jumat (22/5/2026).
Pengembangan lahan seluas 400 hektare yang dikelola Regional 5 tersebut menjadi bagian dari strategi besar perusahaan untuk kembali merebut pasar cerutu premium Eropa yang selama ini dikenal sangat ketat dalam standar kualitas.
Baca Lainnya :
Direktur Utama Teddy Yunirman Danas hadir langsung dalam seremoni awal tanam tersebut. Ia menegaskan bahwa cerutu premium produksi PTPN I memiliki sejarah panjang dan reputasi kuat di pasar internasional, khususnya negara-negara Eropa.
Menurut Teddy, tingginya minat pasar terhadap cerutu asal Jember menjadi alasan utama perusahaan menghidupkan kembali komoditas unggulan tersebut.
“Kita punya capital brand yang sangat kuat di produk olahan tembakau. Yang paling menonjol adalah cerutu, termasuk dari Jember ini. Permintaan dari negara-negara empat musim seperti Eropa masih sangat kuat,” ujarnya.
PTPN I menargetkan produktivitas tembakau mencapai 1,2 ton per hektare dengan standar mutu Grade A atau Mutu 1 agar mampu bersaing di pasar internasional. Langkah ekspansi ini juga menjadi bagian dari roadmap hilirisasi perusahaan hingga tahun 2029.
Selain mengejar peningkatan volume dan kualitas produksi, perusahaan menekankan pentingnya keberlanjutan bisnis melalui lima pilar utama, yakni produktivitas, kualitas premium, keharmonisan lingkungan kerja, dampak sosial bagi masyarakat, serta adaptasi terhadap perubahan iklim.
Teddy menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan warga lokal.
“Kita harus mampu beradaptasi dengan perubahan iklim dan cuaca yang ekstrem. Kuncinya adalah disiplin total dalam penerapan Good Agriculture Practices (GAP),” katanya.
Melalui pengembangan tembakau bawah naungan ini, PTPN I berharap mampu memperkuat posisi Jember sebagai salah satu sentra produsen tembakau cerutu terbaik dunia sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap devisa negara dari sektor perkebunan dan industri hilir tembakau.(AS/MP).
















