- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
Dari Jember ke Eropa, PTPN I Kembangkan Tembakau Kelas Dunia

Keterangan Gambar : Tembakau Jember Bangkit, PTPN I Garap 400 Hektare untuk Pasar Cerutu Dunia
MEGAPOLITANPOS.COM, Jember, Jatim, – Kebangkitan tembakau cerutu premium asal Jember mulai menunjukkan langkah nyata. PTPN I (Persero) resmi melakukan penanaman perdana tembakau bawah naungan (TBN) di kawasan Ajung Gayasan, Kecamatan Ajung, Jember, Jawa Timur, Jumat (22/5/2026).
Pengembangan lahan seluas 400 hektare yang dikelola Regional 5 tersebut menjadi bagian dari strategi besar perusahaan untuk kembali merebut pasar cerutu premium Eropa yang selama ini dikenal sangat ketat dalam standar kualitas.
Baca Lainnya :
Direktur Utama Teddy Yunirman Danas hadir langsung dalam seremoni awal tanam tersebut. Ia menegaskan bahwa cerutu premium produksi PTPN I memiliki sejarah panjang dan reputasi kuat di pasar internasional, khususnya negara-negara Eropa.
Menurut Teddy, tingginya minat pasar terhadap cerutu asal Jember menjadi alasan utama perusahaan menghidupkan kembali komoditas unggulan tersebut.
“Kita punya capital brand yang sangat kuat di produk olahan tembakau. Yang paling menonjol adalah cerutu, termasuk dari Jember ini. Permintaan dari negara-negara empat musim seperti Eropa masih sangat kuat,” ujarnya.
PTPN I menargetkan produktivitas tembakau mencapai 1,2 ton per hektare dengan standar mutu Grade A atau Mutu 1 agar mampu bersaing di pasar internasional. Langkah ekspansi ini juga menjadi bagian dari roadmap hilirisasi perusahaan hingga tahun 2029.
Selain mengejar peningkatan volume dan kualitas produksi, perusahaan menekankan pentingnya keberlanjutan bisnis melalui lima pilar utama, yakni produktivitas, kualitas premium, keharmonisan lingkungan kerja, dampak sosial bagi masyarakat, serta adaptasi terhadap perubahan iklim.
Teddy menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan warga lokal.
“Kita harus mampu beradaptasi dengan perubahan iklim dan cuaca yang ekstrem. Kuncinya adalah disiplin total dalam penerapan Good Agriculture Practices (GAP),” katanya.
Melalui pengembangan tembakau bawah naungan ini, PTPN I berharap mampu memperkuat posisi Jember sebagai salah satu sentra produsen tembakau cerutu terbaik dunia sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap devisa negara dari sektor perkebunan dan industri hilir tembakau.(AS/MP).







.jpg)








