- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
- Ormas Laskar Blitar Serukan Rakyat Tetap Mendukung Program MBG dan KDMP
Cerita dan Harapan Uji Coba MBG dari Warga SDN Periuk 2

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pembiasaan Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih terus berjalan hingga akhir November 2024. Pembiasaan kali ini berlangsung di SDN Periuk 2, Kota Tangerang, pada Kamis (21/11).
Menurut Kepala Sekolah SDN Periuk 2, Khaerudin, pihak sekolah telah mempersiapkan pelaksanaan MBG dengan matang. Mulai dari sosialisasi kepada siswa dan orang tua, hingga memverifikasi kebutuhan khusus para siswa seperti alergi makanan atau preferensi makanan tertentu.
“Kami sudah punya pengalaman, sehingga anak-anak juga sudah terbiasa. Hal ini dilakukan agar mereka tidak kaget dan bisa menyambut program ini dengan antusias,” ujar Khaerudin.
Baca Lainnya :
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
Khaerudin, juga menyoroti respon positif dari para siswa. Meski sempat ditemukan beberapa siswa yang awalnya tidak menyukai sayur atau susu, nyatanya hampir seluruh siswa menikmati makanan yang disajikan.
“Rata-rata 98% anak suka makanannya, hanya 2% yang masih butuh pembiasaan, dan itu akan kami evaluasi untuk pelaksanaan MBG berikutnya,” ungkapnya.
Kepsek, berharap, dengan asupan gizi yang baik, para siswa di Kota Tangerang diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan mampu berkontribusi untuk masa depan Indonesia.
“Kami optimis MBG ini akan memberikan dampak positif, tidak hanya pada kesehatan fisik anak-anak, tetapi juga pada pembentukan kebiasaan mereka untuk mengonsumsi makanan sehat di masa depan,” tutupnya.
Sementara itu, banyak orang tua siswa yang merasa terbantu dengan program ini. Orang tua dari siswa kelas 5, Dewi, mengungkapkan rasa syukur karena anaknya kini mendapatkan makanan yang lebih sehat dan higienis. "Selain menjaga kesehatan anak, kami juga merasa terbantu dari sisi keuangan. Mudah-mudahan program ini berlanjut," ujarnya.
Dari sisi guru, Wali Kelas 1B dan 4B, Sugiarti, juga menyampaikan kebahagiaan dan harapan agar program ini terus berlanjut.
“Anak-anak sangat senang sekali, bahkan ada yang tadinya tidak suka makan sayur, hari ini mau makan karena suasananya bersama-sama,” tutur Sugiarti. ** (Jhn)
















